KEMAMPUAN PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL COLLABORATIVE DAN STRATEGI INQUIRING MIND WANT TO KNOW PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk mengetahui manakah yang lebih baik kemampuan penalaran matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk mengetahui manakah yang lebih baik kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol dan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan desain sequential explanatory. Sampel dalam penelitian kuantitatif peserta didik kelas VIII-B dan Kelas VIII-D. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji t dengan menggunakan Software SPSS 20. Subjek penelitian kualitatif sebanyak 6 peserta didik. Berdasarkan analisis data kuantitatif dengan menggunakan software SPSS 20 diperoleh nilai Sig kemampuan penalaran = 0,018 dan nilai Sig kemampuan pemecahan masalah = 0,011. Karena nilai Sig < 0,025 maka ditolak atau  diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematis peserta didik antara kelas eksperimen yang menggunakan model Collaborative dan startegi Inquiring Mind Want To Know dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional pada materi statistika kelas VIII MTs Negeri Batu. Berdasarkan analisis data kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa pada kelas eksperimen 3 dari 3 subjek responden menunjukkan hasil yang sesuai dengan kemampuan dan pada kelas kontrol 2 dari 3 subjek responden menunjukkan hasil yang sesuai dengan kemampuan.
Â
Kata Kunci: Kemampuan Penalaran, Kemampuan Pemecahan Masalah, Model Collaborative dan Startegi Inquiring Mind Want To Know, Statistika
Full Text:
PDFReferences
Abidin, Z., Mohammad, Z., Ghani, S. A. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Portofolio (PMBP) pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 2 (1): 79-102. www.riset.unisma.ac.id.
Barkley. Elzabert, E,. 2014. Collaborative Learning Techniques. Bandung. Nusa Media.
Creswell, J. W. 2010. Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, kuantitatif, dan Campuran Edisi Keempat. Yogyakarta: PT. Pustaka Pelajar.
Hendriana, H., Rohaeti, E.E., Sumarmo, U. 2017. Hard Skills Dan Soft Skills Matematika Siswa. Bandung: PT. Refika Aditama.
Kemendikbud. 2014. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 58 Tahun 2014 Tentang Pedoman Mata Pelajaran Matematika. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lestari, K. E.,Yudhanegara, M. R. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. Karawang: PT Refika Aditama.
NCTM. 2000. Principles and Standrads for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.
Silberman, M. L. 2007. Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nusamedia.
Soemarmo, U. 2014. Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: PT. Refika Aditama.
Sugiyono, 2016. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zaini, H. 2008. Strategi pembelajaran aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.
Refbacks
- There are currently no refbacks.