PELANGGARAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA INTERAKSI ANTAR SISWA KELAS XI DAN XII SMA MIFTAHUL ANWAR PAMEKASAN

Syahwal Putra Pradana

Abstract


Abstrak: Fenomena pelanggaran kesantunan berbahasa di kalangan remaja, khususnya dalam lingkungan sekolah, menunjukkan adanya pergeseran nilai komunikasi yang berpotensi memengaruhi hubungan sosial antarindividu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menjelaskan implikasinya dalam interaksi antar-siswa kelas XI dan XII SMA Miftahul Anwar Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, rekam, dan catat terhadap tuturan siswa dalam interaksi sehari-hari. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kesantunan berbahasa meliputi penggunaan kata kasar, tuturan merendahkan, pemaksaan kehendak, serta kurangnya empati terhadap lawan tutur. Faktor penyebabnya meliputi kondisi emosional, lingkungan pergaulan, pengaruh media sosial, serta kurangnya pemahaman terhadap norma kesantunan. Pelanggaran tersebut berdampak pada munculnya konflik, kesalahpahaman, dan menurunnya keharmonisan interaksi sosial siswa.
Kata kunci: kesantunan berbahasa, pelanggaran kesantunan, interaksi siswa, pragmatik

Full Text:

PDF

References


Amri, Y.K. (2015). Bahasa Indonesia: Pemahaman Dasar-dasar Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Atap Buku.

Apriani, F., Pattiasina, P. J., & Lelapary, H. L. (2020). Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Pembelajaran Siswa di Kelas VIII MTs Haruku. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(10), 1458–1466.

Cameron, D. (2001). Working with Spoken Discourse. London: Sage Publications.

Gee, J.P. (1999). An Introduction to Discourse Analysis: Theory and Method. London: Routledge.

Hikmah, S., Mazhud, A., & Puspitasari, S. (2023). Analisis Kesantunan Berbahasa Siswa dan Guru di SMAN 1 Takalar. Journal of Education, 6(1), 41–52. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jip

Nurzakiah, M., dkk. (2021). Kesantunan Berbahasa Antar Siswa di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Jurnal Tuah: Pendidikan dan Bahasa, 1(2), 55–64. https://ejournal.upi.edu/index.php/JPB

Prasetya, B., Subakti, A., & Musdolifah. (2022). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Peserta Didik terhadap Guru SD di Kota Blitar. Jurnal Basicedu, 6(1), 392–401.

Putria, V. D., & Riyanto, S. (2020). Analisis Penyimpangan Prinsip Kesantunan dalam Interaksi Siswa di SD Muhammadiyah Pakel. Genre Journal, 9(1), 13–22. https://journal.uns.ac.id/jbs

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Rahmat Nugroho et al, Kesantunan Berbahasa dalam Percakapan Antarmahasiswa Semester Delapan STKIP PGRI Ponorogo. Diakses dari https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/JBS/article/view/85/92

Ramaniyar, E., Wulansari, F., & Wiranty, W. (2019). Maksim kesantunan berbahasa mahasiswa dalam diskusi kelas. Jurnal Metamorfosa, 7(2), 252–258. Diakses dari https://ejournal.bbg.ac.id/metamorfosa/article/view/324

Pranowo. 2012. Kesantunan Berbahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yule, G. (2014). Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.

https://global.oup.com/academic/product/pragmatics-9780199697960


Refbacks

  • There are currently no refbacks.