HEGEMONI IDEOLOGI GRAMSCI DALAM NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH KARYA TERE LIYE (PERSPEKTIF SEMIOTIKA DEKONSTRUKSI JACQUES DERRIDA)
Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan makna hegemoni ideologi Gramsci dalam novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye dari perspektif Semiotika Dekonstruksi Jacques Derrida. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah novel Negeri Para Bedebah yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, tahun terbit 2012 dan terdiri atas 440 halaman. Teknik analisa data yang digunakan merupakan Teknik analisa deskriptif dengan bantuan indikator-indikator hegemoni ideologi Gramsci yang terdapat dalam novel Negeri Pada Bedebah karya Tere Liye. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis teks, penelitian mengidentifikasi tiga dimensi utama yaitu; ekonomi, masyarakat politik, dan masyarakat sipil sebagai ruang di mana struktur kekuasaan dan konsensus ideologis terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di ranah ekonomi, (1) elite mengontrol dan memanipulasi data keuangan, dan (2) inovasi produk keuangan untuk menciptakan ilusi stabilitas. Di ranah masyarakat politik, (1) pertukaran nilai melalui janji timbal balik, dan (2) retorika regulasi berfungsi membangun konsensus yang mendukung dominasi meskipun praktik aktual mengungkap eksploitasi dan anti-regulasi. Sementara itu, di ranah masyarakat sipil, (1) nilai moral ideal (integritas dan kejujuran) dijadikan sebagai alat legitimasi, namun pada kenyataannya diselimuti hipokrasi. Pendekatan dekonstruksi Derrida membuka ambiguitas dan kontradiksi antara wacana ideal dan praktik nyata, sehingga mengungkap bahwa struktur hegemoni selalu dinamis dan terbuka terhadap kritik.
Kata Kunci: hegemoni ideologi, Gramsci, dekonstruksi Derrida, semiotika, Negeri Para Bedebah
Full Text:
PDFReferences
Kamus Besar Bahasa Indonesia Dalam Jaringan (Daring). Pusat Bahasa
Kementerian Pendidikan Nasional
Barker, C. (2009). Cultural Studies Teori dan Politik. Yogyakarta: Kreasi Wacana
Yogyakarta.
Barry, P. (2010). Beginning Theory, Pengantar Komprehensif Teori Sastra dan
Budaya. Yogyakarta: Jalasutra
Chatman, S. (1980). Story and iscourse: Narrative Structure in Fiction and Film.
Ithaca: Cornell University Press.
Hardiman, F. (1993). Menuju Masyarakat Komunikatif: Ilmu Masyarakat, Politik
dan Postmodernisme Jurgen Habermas. Yogyakarta: Kanisius
Jabrohim. (2015). Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Johnson, D. P. (1986). Teori Sosiologi Klasik dan Modern Jilid 1. (R. M. Lawang,
Trans.) Jakarta: Gramedia
Moloeng, L. J. 2010. Metodologi Psenelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja
Rosda Karya
Nurgiyantoro, B. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Patria, N., & Andi, A. (2015). Antonio Gramsci Negara dan Hegemoni.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Simon, Roger. 2004. Gagasan-gagasan Politik Gramsci. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Stanton. (2007). Teori Fiksi Robert Stanton. (Sugihastuti, & R. A. Irsyad, Trans.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tarigan, H. G. (1991). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.
Indonesia.
Turiman. (2015, April-Juni). METODE SEMIOTIKA HUKUM JACQUES
DERRIDA MEMBONGKAR GAMBAR LAMBANG NEGARA INDONESIA.
Jurnal Hukum dan Pembangunan, 315.
Liye, Tere. 2012. Negeri para Bedebah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Wellek, R., & Warren, A. (1993). Teori Kesusastraan. Terjemahan dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Refbacks
- There are currently no refbacks.