KESALAHAN MORFOLOGI, SINTAKSIS, DAN SEMANTIK PADA KARANGAN BAHASA INDONESIA SISWA TINGKAT SMP/MTS

Mulidya Shovi Agustina, Abdul Rani, Itznaniyah Umie Murniatie

Abstract


Abstrak: Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar pendidikan berperan penting dalam meningkatkan literasi siswa, tetapi banyak siswa mengalami kesulitan menerapkan kaidah berbahasa yang benar. Penelitian ini mendeskripsikan kesalahan berbahasa dalam bidang morfologi, sintaksis, dan semantik pada karangan siswa serta faktor penyebabnya. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX MTs KH. Hasyim Asy’ari, Kota Malang, dengan data berupa 71 karangan yang dianalisis menggunakan metode cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan morfologi paling banyak terjadi pada afiksasi (47 kesalahan), dengan total 20 kesalahan di kelas VII, 24 di kelas VIII, dan 16 di kelas IX. Kesalahan sintaksis lebih dominan dengan 34 kesalahan di kelas VII, 26 di kelas VIII, dan 16 di kelas IX, terutama pada struktur kalimat (37 kesalahan). Kesalahan semantik lebih sedikit, dengan 6 kesalahan di kelas VII, 4 di kelas VIII, dan 5 di kelas IX, di mana pleonasme paling sering muncul (8 kesalahan). Faktor utama penyebab kesalahan adalah interferensi bahasa ibu, minimnya pemahaman tata bahasa, rendahnya kebiasaan membaca, dan pengaruh media. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia guna mengurangi kesalahan berbahasa siswa.

Kata Kunci: kesalahan bahasa, morfologi, sintaksis, semantik, karangan bahasa Indonesia, SMP/MTs


Full Text:

PDF

References


Anwar, A. (2020). Kesalahan Morfologi dalam Karangan Siswa SMP: Studi Kasus di Sekolah Negeri. Jakarta: Pustaka Akademika.

Chaer, A. (2015). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Hidayati, N. (2020). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital. Yogyakarta: Media Nusantara.

Indrawati, R. (2021). Interferensi Bahasa Daerah dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Purnamasari, L. (2023). Metode Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa. Bandung: Sinar Ilmu.

Santosa, B. (2021). Kesalahan Sintaksis dan Dampaknya terhadap Literasi Siswa Sekolah Menengah Pertama. Surabaya: Universitas Airlangga Press.

Wulandari, T. (2023). Dampak Media Sosial terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baku di Kalangan Remaja. Bandung: Pustaka Media.

Dr. Muhammad Ramdhan, S. M. (2021). Metode Penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara (CMN).

Dr. Wahidmurni, M. (2017). Pemaparan Metode Penelitian Kualitatif. 5.

Irshanto, A. B. (2020). Materi Konfrontasi Indonesia-Malaysia 1963-1966 dalam Perspektif Buku Teks Pelajaran Sejarah SMA di Indonesia dan Malaysia. Jurnal Pendidikan, 96.

Moleong, Lexy. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.