PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PDEODE (PREDICT, DISCUSS, EXPLAIN, OBSERVE, DISCUSS, EXPLAIN) PADA MATERI POLA BILANGAN KELAS VIII MTS AL-IHSAN TAHUN AJARAN 2018/2019
Abstract
Abstrak
Tujuan dalam penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran PDEODE (predict, discuss, explain, observe, discuss, explain) dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Al-Ihsan, (2) untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran PDEODE (predict, discuss, explain, observe, discuss, explain) pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Al-Ihsan, (3) dan untuk untuk mendeskripsikan keterkaitan antara hasil data kuantitatif dan hasil data kualitatif pemahaman konsep model pembelajaran PDEODE (predict, discuss, explain, observe, discuss, explain) pada materi pola bilangan kelas VIII MTs Al-Ihsan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi (Mixed Method) pada tipe sequential explanatory. Pengambilan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Metode kuantitatif penelitian ini menggunakan desain penelitian Non-equvailent control design dengan pengumpulan data menggunakan teknik tes. Sedangkan untuk penelitian kualitatif menggunakan jenis penelitian deskripif dengan teknik non-tes, yaitu dengan observasi, wawancara dan catatan lapangan.  Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif dengan menggunakan software SPSS 20 diperoleh nilai kemampuan pemahaman konsep nilai Sig 2-tailed = 0,000. Jelas Sig = 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak atau H1 diterima. Hal ini berarti bahwa ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang signifikan antara siswa yang memperoleh pembelajaran pola bilangan dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dan model konvensional. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTs Al-Ihsan diperoleh simpulan bahwa pada kelas eksperimen siswa dengan pemahaman konsep tinggi, sedang dan rendah mampu memenuhi lima sampai tujuh dari tujuh indikator pemahaman konsep. Pada kelas kontrol siswa dengan pemahaman konsep tinggi, sedang dan rendah mampu memehuni empat sampai enam dari tujuh indikator pemahaman konsep. Hal tersebut membuktikan bahwa data kualitatif memperkuat dan melengkapi data kuantitatif.
Â
Kata Kunci: pembelajaran matematika, Model Pembelajaran PDEODE, Â pemahaman konsepFull Text:
PDFReferences
Lestari , Fajar, Mardiyana , Sri Subanti. 2016. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Predict Discuss Explain Observe Discuss Explain (PDEODE) Dengan Assessment For Learning (Afl) Dan Pdeode Dengan Penilaian Konvensional Padamateri Peluang Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Kelas XII SMK Se-Kota Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, Vol.4, No.6, Agustus 2016. (https://media.neliti.com/media/publications/119170-ID-eksperimentasi-model-pembelajaran-kooper.pdf/ ) diakses pada 2 Februari 2017
Nurnajmi. 2016. Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Matematika Siswa Kelas VII
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mix Method). Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mix Method). Bandung: Alfabeta
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2003. Jakarta: Armas Duta Jaya.
Refbacks
- There are currently no refbacks.