ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MULTIPLE SOLUTION TASK DITINJAU DARI SELF-REGULATED LEARNING SISWA KELAS VII-B SMP DIPONEGORO TUMPANG

Fina Putri Damayanti, Isbadar Nursit, Yayan Eryk Setiawan

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah multiple solution task ditinjau dari self-regulated learning tinggi; (2) untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah multiple solution task ditinjau dari self-regulated learning sedang; (3) untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah multiple solution task ditinjau dari self-regulated learning rendah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-B dan dipilih 4 siswa untuk dijadikan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) subjek dengan kategori Self-regulated learning tinggi dapat memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan yaitu: mampu memahami masalah dengan baik, dapat memberikan jawaban yang bervariasi, serta dapat memberikan jawaban yang baru secara terperinci dan cukup jelas. Sehingga dapat dikategorikan dalam TKBK 4 (sangat kreatif); (2) subjek dengan kategori Self-regulated learning sedang menunjukkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kreatif yang berbeda-beda. Subjek pertama yang memenuhi dua indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu: mampu memahami masalah dengan cukup baik, serta dapat memberikan jawaban yang bervariasi. Sehingga subjek tersebut dikategorikan dalam TKBK 3 (kreatif). Sedangkan subjek kedua yang hanya memenuhi indikator fleksibilitas yaitu dari dua soal hanya mampu memberikan masing-masing satu jawaban dan dijawab dengan benar, sehingga subjek tersebut dikategorikan dalam TKBK 2 (cukup kreatif); (3) subjek dengan kategori Self-regulated learning rendah tidak mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir kreatif, artinya subjek tersebut tidak dapat memahami dan menyelesaikan masalah dengan baik sehingga dikategorikan dengan TKBK 0 (tidak kreatif).

Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Multiple Solution Task, Self-Regulated Learning


Full Text:

PDF

References


Amtiningsih, S., Dwastuti, S., & Sari, D.P. 2016. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Penerapan Guided Inquiry dipadu Brainstroming pada Materi Pencemaran Air. Proceding Biology Education Conference. Vol 13(1):868-872

Andianti, T., Sukirwan., & Rafianti, I. 2021. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau dari Self-Regulated Learning Siswa SMP. Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika. Vol 2(1): 26-35

Ardiansyah, A.S., & Sunaringtyas, A.D. 2016. Identifikasi Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Tipe Multiple Solution Task. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika. Vol 1(1): 268-279

Huliatunisa, Y., Wibisana, E., & Hariyani, L. 2019. Analisis Kemampuan Berfikir Kreatif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah. Indonesian Journal of Elementary School. Vol 2(3):134-142

Mafthukah, N.A., Nurhalim, K., & Isnarto. 2017. Kemampuan Berpikir dalam Pembelajaran Model Connecting Organizing Reflecting Extending Ditinjau dari Kecerdasan Emosional. Journal of Primary Education. Vol 6(3):267-276

Pratiwi, I., Amaliyah, A., & Rini, C.P. 2022. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Di Kelas IV MI Al-Kamil Kota Tangerang. Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Diri. Vol 2(2): 245-256

Rahmawati, A., Muhtarom., & Wulandari, D. 2021. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau Dari Self-Regulated Learning. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika. Vol 3(6):513-519

Rantika, E. 2021. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Multiple Solution Task Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 2(3): 1-8

Saraswati, M.A., & Rahaju, E.B. 2017. Identifikasi Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Memecahkan Masalah Tipe Multiple Solution Task (MST). Mathedunesa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. Vol 3(6):429-434

Sofa, U. N. 2016. Analisis Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP dalam Multiple Solution Task Melalui Model Pembelajaran CPS Berbasis Karakter. Skripsi. Semarang: Program Sarjana Universitas Negeri Semarang.

Sugianto, I., Suryandari, S., & Age, L.D. 2020. Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Penelitian. Vol 1(3):159-170

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.

Suripah, S., & Sthepani, A. 2017. Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Akar Pangkat Persamaan Kompleks Berdasarkan Tingkat Kemampuan Akademik. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 12(2):149-160


Refbacks

  • There are currently no refbacks.