PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM SERIAL WEB MAMA LELA EPISODE 129-131 DI KANAL YOUTUBE DIKA BJ
Abstract
Abstrak: Kesantunan berbahasa merupakan sikap berbahasa yang memenuhi tata cara adat atau kebiasaan yang berlaku di masyarakat. Dalam pelaksanaanya jika kesantunan berbahasa dilanggar akan mengakibatkan penyimpangan dalam berkomunikasi. Penelitian ini membahas tentang pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam serial web Mama Lela episode 129-131 di kanal youtube Dika BJ. Berdasarkan hal di atas, permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini,
yaitu: (1) pelanggaran maksim kebijaksanaan, (2) pelanggaran maksim kedermawanan, (3) pelanggaran maksim kesederhanaan, (4) pelanggaran maksim kesimpatian, (5) pelanggaran maksim pemufakatan, dan (6) pelanggaran maksim penghargaan. Pada penelitian ini, peneliti
menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian naratif. Penelitian ini mengambil data dari tuturan atau percakapan yang ada dalam video serial web Mama Lela episode 129-131 di kanal youtube Dika Bj. Selain dari percakapan atau dialog di serial web Mama Lela, data yang diperoleh
juga bersumber dari pengamatan gesture, mimik, ekspresi dari tokohtokoh dalam serial web ini Namun, pelanggaran prinsip kesantunan yang terjadi dalam serial web Mama Lela terdapat fungsi khusus yang ingin disampaikan. Fungsi ketidaksantunan yang ditemukan paling banyak
dalam serial web ini ialah sebagai humor atau lelucon untuk menghibur warga net.
Kata Kunci: pelanggaran, prinsip kesantunan berbahasa, serial web.
Full Text:
PDFReferences
Afifah, Nisa. 2012. Tindak Tutur Direktif dan Kesantunan Berbahasa Pemasar
kepada Konsumen dalam Penawaran Program Solusi Haji dan Umrah di
PT Armineka Perdana Cabang Solo. Sastra Indonesia. Universitas Sebelas
Maret.
Al fajri, Iqbal. Irfansyah, & Isdianto, Budi. 2014. Analisis Web Series Terhadap
Film Pendek (Studi Kasus Web Series ‘Malam Minggu Miko’ Episode
‘Nisa’). Jurnal Komunikasi Visual dan Multimedia, 31.
Bousfield & Miriam A. Locher (Ed.). 2008. Impolitness in Language: Studies an
its Interplay with Power in Theory and Practice. New York: Mounton de
Gruyter.
Chaer, Abdul & Leonie, Agustina. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal.
Jakarta: Rineka Cipta.
Gamgulu, Nurmalasari. 2015. Analisis Tindak Tutur dalam Novel Ayat-ayat Cinta
Karya Habiburrahman El Shirazy. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas
Sam Ratulangi.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 2015. Ekspresi.
www.kbbi.web.id/eskpresi.
Kartikasari, Vita A. 2020. Kesantunan Berbahasa dalam Film Dilan 1990. Bahasa
dan Sastra Indonesia. UNNES.
Leech, Geoffery. 2015. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: Univrsitas Indonesia
Press.
Miles, Matthew & Michael Huberman. 2009. Analisis Data Kualitatif. Jakarta:
UI-Press.
Nadar, F.X. 2008. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Nasution, Sumaiyah F. 2021. Ketidaksantunan Berbahasa Dalam Kolom
Komentar Instagram Basuki T Purnama (@Basukibtp). Sastra Indonesia.
Universitas Sumatera Utara Medan.
Nurfadillah. 2020. Ketidaksantunan Berbahasa Siswa Kelas Viii Smp
Muhammadiyah 12 Makassar Dalam Pembelajaran Bahasa
Indonesia. Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Universitas
Muhammadiyah Makassar.
Pratista, Himawan. 2008. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka.
Priyastuti, Maria Theresia. 2013. Alih Tutur Pada Percakapan Proses Belajar
Mengajar Di Stikes St. Elisabeth Semarang. Fakultas Ilmu Budaya.
Universitas Diponegoro Semarang.
Rahardi, Kunjana dkk. 2016. Pragmatik; Fenomena Ketidaksantunan Berbahasa.
Yogyakarta: Erlangga.
Rahardi, Kunjana. 2009. Sosiopragmatik. Jakarta: Erlangga.
Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik; Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia.
Jakarta: Erlangga.
Wijana, I Dewa Putu & Rohmadi, Muhammad. 2009. Analisis Wacana.
Surakarta: Yuma Pustaka
Refbacks
- There are currently no refbacks.