HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA BAHASA INDONESIA KELAS XII MADRASAH ALIYAH AL-HILAAL TEHORU
Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa kelas XII Madrasah Aliyah Al-Hilaal Tehoru. Penilitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII Madrasah Aliyah Al-Hilaal Tehoru dengan jumlah 27. Permasalahan tersebut diuji untuk mengetahui adanya pengaruh atau tidaknya antara keerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa. Berdasarkan data diperoleh dari lapangan, berbentuk angket untuk mengukur kecerdasan emosional siswa yang berbentuk angka-angka,dan sifatnya kuantitaf. Data dalam penelitian ini bersumber dari Kusiner berbentuk angket untuk mengukur kecerdasan emosional dan nilai rapot siswa semester 1 untuk melihat prestasi belajar siswa. Penilitian ini dilakukan di Ambon lebih tepatnya Kecamatan Tehoru. Hasil penelitian terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa XII MA Al-Hilaal Tehoru. Ditunjukkan dengan adanya nilai analisis data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan kecerdasan emosional berpengaruh dan memberikan kontrubusi besar terhadap prestasi belajar siswa. Semakin tinggi kecerdasan emosional (EI) yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang diperolehnya. Kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 84,64% terhadap prestasi belajar peserta didik dan 16,36% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Prestasi Belajar.
Full Text:
PDFReferences
Agustian, Ary Ginanjar. 2006. ESQ – Emotional Spritual Quentient. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spritual Berdasarkan 1 Ihsan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Jakarta. Arga.
Arikunto, Suharisimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta. PT Rineka.
Aunurrrahman.2014. Belajar dan Pembelajaran. Bandung. CV. Alfabeta.
Azwar, Saifuddin. 2004. Pengantar Psikologi Intelligence. Yogyakarta. Pustaka Belajar.
Baharuddin. 2010. Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. Yogyakarta. Ar-Ruzz Media.
Baharuddin dan Nur Wahyuni. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta. Ar-Ruzz Media.
Casmini. 2007. Emotional Parenting. Yogyakarta. Pilar Media.
Dahar, Ratna Wilis. 2011. Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung. Erlangga.
Daryanto. 2013. Belajar dan Mengajar. Bandung. Yrama Widya
Desmita. 2007. Psikologi Perkembangan. Bandung. Remaja Rosdyakrya.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta. Rineka Cipta.
Etty, Maria. 2002. Mengelola Emosi. Jakarta. PT. Gramedia Widia Sarana Indonesia.
Goleman, Daniel. 2018. Emotional Intelligence- Kecerdasan Emosional. Mengapa EI lebih penting daripada IQ, Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.
Goleman, Daniel. 2018. Kecedasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama
Gulo, W. 2004. Metodologi Penelitian. Jakarta. PT Gramedia.
Hakim, T. 2001. Belajar Secara Efektif. Jakarta. Puspa Swara.
Mustaqim . 2008. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Rosyid, Moh. Zaiful (dkk). 2019. Prestasi Belajar. Malang. CV. Literasi Nusantara Abadi.
Shapiro, L.E. 2003. Mengajarkan Emotional Intelligence pada Anak. Terjemahan oleh Alex Tri Kantjono. 2003. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Slamento. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. Rineka Cipta.
Soeparwoto.2007. Psikologi Perkembangan. Semarang. UPT MKK Universitas Negeri Semarang.
Sudjana, Nana. 2014. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung. Rosda.
Suharsono. Mencerdaskan Anak. Dalam Meli Yuliani “Studi Korelasi Kecerdasan Emosional (EQ) dengan Kinerja Guru dalam Proses Pembelajaran di MTs Perguruan Diniyah Putri Lampung†(skripsi Program Sarjan S1 Tarbiyah IAIN Raden Intan Lampung: 2012).
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta CV.
Refbacks
- There are currently no refbacks.