PENGARUH BAHAN Endotracheal Tube (ETT) TERHADAP PEMBENTUKAN BIOFILM BAKTERI Pseudomonas aeruginosa
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Endotracheal Tube (ETT) adalah salah satu jenis alat medis berbentuk tabung yang berfungsi untuk membuka jalan napas pada pasien dalam keadaan tidak sadar. Perkembangan infeksi saluran napas terjadi pada paru paru atau dikenal sebagai Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Salah satu bakteri penyebab VAP adalah Pseudomonas aeruginosa yang membentuk biofilm pada permukaan ETT. Bahan ETT Polyvinylcloride (PVC) dan silikon menjadi salah satu pemicu terbentuknya biofilm. Namun, Pada penelitian ini belum banyak diteliti. Sehingga perlu dilakukan penelitian tentang perbedaan bahan ETT terhadap pembentukan biofilm pada bakteri Pseudomonas aeruginosa.
Metode: Penelitian eksperimental in vitro pembentukan biofilm bakteri Pseudomonas aeruginosa dilakukan pada permukaan ETT bahan PVC dan silikon. Pembetukan biofilm diukur dengan metode Total Plate Count (TPC) dan Crystal Violet (CV) yang kemudian dilakukan perbandingan pada hasilnya. Pada metode TPC diukur dengan menghitung jumlah koloni pada media Nutrient Agar (NA) dengan nilai satuan Log CFU/ml. Pada metode CV dilakukan pengukuran absorbansi warna dari biofilm pada Panjang gelombang 585 nm. Data dianalisa dengan uji Mann Whitney dan (p<0,05) dianggap signifikan.
Hasil dan Pembahasan: Hasil TPC pada ETT berbahan PVC dan silikon 5,72 ± 0,38 dan 5,59 ± 0,48 Log CFU/ml; hasil absorbansi CV pada PVC dan silikon 0,28 ± 0,15 dan 0,22 ± 0,17. Hal ini menunjukkan jumlah koloni pada ETT berbahan PVC dan silikon tidak memiliki perbedaan yang signifikan dan hasil absorbansi CV, pada bahan PVC dan silikon tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Simpulan: Tidak ada perbandingan signifikan antara bahan ETT PVC dan Silikon dalam pembentukan biofilm bakteri Pseudomonas aeruginosa.
Kata Kunci: Bahan ETT, Pseudomonas aeruginosa, TPC, CV
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

