PEMBERIAN SUKROSA KONSENTRASI 1%, 2%, DAN 4% SELAMA 28 HARI MENINGKATKAN KERUSAKAN SEL HEPAR PADA IKAN ZEBRA (Danio rerio)
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Sukrosa, sebagai gula yang banyak dikonsumsi, dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan memicu hiperglikemia yang berisiko menyebabkan kerusakan organ, termasuk hepar. Ikan zebra (Danio rerio) dipilih sebagai model hewan coba karena kesamaan genomnya dengan manusia dan kemiripan sistem organ. Meskipun telah ada penelitian mengenai pemberian sukrosa, belum ada yang mengkaji pengaruh konsentrasi sukrosa 1%, 2%, dan 4% terhadap kerusakan hepar pada ikan zebra. Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi hubungan antara hiperglikemia dan kerusakan hepar dengan menggunakan ikan zebra sebagai model.
Metode: Penelitian secara eksperimental dengan menggunakan posttest-only control design pada ikan zebra. Kelompok penelitian terdiri dari tiga kelompok perlakuan dengan konsentrasi sukrosa 1%, 2%, dan 4%, serta satu kelompok kontrol tanpa pemberian sukrosa. Masing-masing kelompok terdiri dari 30 ekor ikan zebra. Diberikan selama 28 hari. Pembuatan preparat histologi hepar dengan pewarnaan hematoxylin-eosin (HE) dilakukan untuk mendeteksi adanya kerusakan sel hepatosit yaitu nekrosis (piknosis, karioreksis, kariolisis, dan membrane lisis) serta steatosis hepatosit menggunakan mikroskop trinokuler dengan pembesaran 400x, 10 per lapang pandang dan 3 pengamat. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann-Whitney (p<0.05).
Hasil: Rerata jumlah sel yang mengalami karioreksis pada kelompok 4% (327.5±4.45) berbeda secara signifikan dibandingkan kelompok normal (40.99±3.5), kelompok 1% (164.94±20.33), kelompok 2% (255.33±22.25). Begitupula pada variabel piknosis, kariolisis, dan membrane lisis. Rerata jumlah sel yang mengalami steatosis pada kelompok 4% (347,83 ± 13,61) berbeda secara signifikan dibandingkan kelompok normal (104.95±0.13), kelompok 1% (144.56±2.29), dan kelompok 2% (279.11±7.98).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan pada rerata jumlah sel yang mengalami nekrosis dan steatosis pada ikan zebra yang diberikan sukrosa konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Semakin tinggi konsentrasi sukrosa maka semakin banyak jumlah sel hepar yang mengalami nekrosis dan steatosis.
Kata Kunci: Sukrosa, hiperglikemia, hepar, steatosis, nekrosis, Danio rerio.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

