TRADISI LARANGAN PERNIKAHAN SESAMA SUKU DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT DI SUKU LAMAHOLOT (STUDI KASUS DI KECAMATAN ILE APE)
Abstract
This study examines the tradition of prohibiting intra-tribal marriages within the Lamaholot indigenous community in Ile Ape Village, Lembata Regency. The prohibition is based on the belief that individuals from the same tribe are considered kin; thus, marriage between them is deemed a violation of custom and believed to bring misfortune to the couple and their descendants. The objective of this research is to describe the practice of this prohibition and analyze it from the perspectives of Islamic law and customary law. This research uses a qualitative case study approach with data collected through interviews, observation, and documentation. The findings indicate that although Islamic law permits intra-tribal marriage as long as it does not involve prohibited (mahram) relationships, the Lamaholot community firmly upholds the ban based on ancestral customs. The study highlights both similarities and differences between Islamic law and customary law, and emphasizes the need for a harmonious approach in understanding marriage practices within multicultural societies.
Keywords: Intra-tribal marriage, Islamic law, customary law, Lamaholot community, Ile Ape
Full Text:
PDFReferences
Arumarani, D. (2022). Analisis Larangan Perkawinan Satu Suku di Tinjau Dari Hukum Islam di Desa Sukabarak Kecamatan . Gunung Sahilan Kampar. Skripsi Universitas Islam Negeri Riau, 106.
Atmajaya P, A. (2021). Penerapan Diskon Melalui Pembayaran Gopay ditinjau dari Etika Bisnis Islam: Studi kasus Seblak Indoleta Tejo Agung Metro Timur Lampung. Jurnal Ekonomi Syariah.
Elvina Jahwa, Desi Pitriani Siregar, M. Riski Harahap, Ihsan Mubarak, & Ali Akbar. (2024). Konsep Perkawinan Dalam Hukum Islam dan Hukum Nasional di Indonesia. Journal Of Social Science Research, 4(1), 1692–1705.
Fadilah, D. (2021). Tinjauan Dampak Pernikahan Dini dari Berbagai Aspek. Pamator Journal, 14(2), 88–94. https://doi.org/10.21107/pamator.v14i2.10590
Fajri, Y., Eva, Y., & Puspita, M. (2021). Vol. XXII Nomor 2, November 2021 | 117. XXII(November), 117–132.
Firdaus, Tati Yalina Andiyah, Lidya andita, Saras Ainurrochimah, Fajrul hakim, & Wismanto Wismanto. (2024). Mahram dan Pembatasan Pernikahan dalam Konteks Hukum Islam. Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 132–139. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.291
Hardani, Helmina Andriani, Jumari Ustiawaty, Evi Fatmi Utami, Ria Rahmatul Istiqomah, Roushandy Asri Fardani, Dhika Juliana Sukmana, N. H. A. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif. In Revista Brasileira de Linguística Aplicada (Vol. 5, Issue 1).
Husnullail, M., Risnita, Jailani, M. S., & Asbui. (2024). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Riset lmiah. Journal Genta Mulia, 15(0), 1–23.
Ibrahom, J. dan J. (2022). Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris. 55–64.
Islam, U., & Banda, N. A. (2025). Dalam Masyarakat Adat Melayu Desa Kabun Pelarangan Perkawinan Sesuku ( EXSOGAMY ).
Ismail, H. (2022). Pendekatan Antropologi Dan Sosiologi Dalam Studi Islam. Jurnal Teknologi Dan Bisnis, 3(2), 239–260. https://doi.org/10.37087/jtb.v3i2.97
Jamaludin, Z. R. (2024). Tinjauan Hukum Adat Terhadap Tradisi Larangan Perkawinan Sesama Suku Masyarakat Desa Lohayong Kecamatan Solor Timur Kabupaten Flores Timur. 1–23.
Kewarisan, A., & Hamzah, N. L. (2024). Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam. Jurnal Syariah Dan Ekonomi Islam, 2(1), 161–170.
Maimun, M. (2022). Pernikahan Dalam Kompilasi Hukum Islam Dan Perdata. Jurnal Al-Mizan, 9(1), 12–21. https://doi.org/10.54621/jiam.v9i1.263
Musyafah, A. A., Hukum, F., & Diponegoro, U. (2020). Perkawinan dalam perspektif filosofis hukum islam. 02(November), 111–122.
Nurbayani Rahangiar1, K. A. A. W. (2024). Analisis Hukum Islam Terhadap Larangan Pernikahan Adat Pela Gandong Prespektif Sadd Al-Dhara’i’ (Studi Kasus Suku Seram dan Suku Kei di Maluku Tengah. 4.
Nurfajriani Wiyanda Vera , Ilhami Muhammad Wahyu Mahendra Arivan, Sirodj Rusdy Abdullah, M. W. A. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif Wiyanda. 10(September), 1–23.
Nurliana, N. (2022). Pernikahan dalam Islam Antara Ibadah dan Kesehatan Menuju Keselamatan. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 19(1), 39–49. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v19i1.397
Nurliana, N., & Azizah, M. A. (2023). Hukum Hukum Perdata Perdata Islam Islam Indonesia Indonesia (Issue May).
Prayudi, R. (2022). Dosen Pengampu Rian Prayudi , S . H ., M . H Oleh : Alhuda Aidil Lukman Nim . 2174201030 Kelas 2 B Hukum S1 Hukum Fakultas Hukum.
Purnama, H. (2021). Hukum Islam, Adat Dan Hukum Negara Dalam Perkawinan Masyarakat Suku Melayu Di Pekanbaru Riau: Keabsahan, Etika, dan Administrasi Perkawinan. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 14(1), 1. https://doi.org/10.14421/ahwal.2021.14101
Rahmawati, T. (2021). Fiqh Munakahat I (Dari Proses Menuju Pernikahan Hingga Hak Dan Kewajiban Suami Istri).
Randa, P. (2024). Tradisi Larangan Pernikahan Semarga Dalam Suku Melayu Menurut Perspektif Hukum Islam ( Studi Kasus Di Desa Tibawan Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu Pastabikul Randa Universitas Islam Malang , Jawa Timur , Indonesia Abstrak di luar ataupun di d. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(1), 534–557.
Ratuloly, H., Akil, M., & Syarifuddin, S. (2021). Pernikahan Semarga Bagi Masyarakat Lamaholot dalam Perspektif Hukum Islam. Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 2(2), 118. https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v2i2.157
Saadah, M., Prasetiyo, Y. C., & Rahmayati, G. T. (2022). Strategi Dalam Menjaga Keabsahan Data Pada Penelitian Kualitatif. Al-’Adad : Jurnal Tadris Matematika, 1(2), 54–64. https://doi.org/10.24260/add.v1i2.1113
Saepudin Muhtar, Anwar Rachwan, P. T. (2020). Hukum Perkawinan Indonesia Dalam Prespektif Hukum Perdata, Hukum Islam, Dan Hukum Adminitrasi. 1, 64. https://repository.unair.ac.id/112194/
Sembiring, F., T Mokorimban, M. A., & Worung, P. F. (2023). Larangan Perkawinan Semarga bagi Masyarakat Suku Batak Karo dan Sanksi Adat Perkawinan Semarga berdasarkan Hukum Adat dan Undang-Undang Perkawinan. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi, XII(2).
Shandi, I. F. A. (2020). Persepsi Masyarakat Tentang Pergaulan Bebas Dimasa Peminangan. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 92.
Wahyudi, M. E. (2020). Implementasi Perpres Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Di SMPN 4 Kediri. Etheses, 23.
Werliana, H., Hati, P. C., Islam, U., Raden, N., Palembang, F., & Selatan, S. (2024). Jurnal Studi Ilmu Komunikasi P . ISSN : 2985-9549 E . ISSN : 2986-4593 Pola Komunikasi Orang Tua kepada Anak terhadap Pelanggaran Adat Larangan Pernikahan Sesama Suku ( Studi Fenomenologi Terhadap Adat Larangan Pernikahan Sesama Suku Tanjung Diminangkabau. 03, 1–8.
Widiyanto, H. (2020). Konsep Pernikahan dalam Islam (Studi Fenomenologis Penundaan Pernikahan Di Masa Pandemi). Jurnal Islam Nusantara, 4(1), 103. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i1.213
Wiranti. (2021). Nilai-Nilai Islam dalam Budaya Mangonggo di Desa Amola Kecamatan Binuang Kab. Polman. 1–23.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Redaksi:
Kantor: Prodi Ahwal Syakhshiyyah
Fakultas Agama Islam (gedung Usman bin Affan),Universitas Islam Malang (UNISMA)
Phone: 081334447073, 0341 - 580547, Fax.: 0341 - 552249
Email: hikmatina@unisma.ac.id
Alamat:Â Jalan Mayjen Haryono 193 Malang 65144



