EFEKTIVITAS DISPORA DALAM PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA (Studi di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang)
Sari
Dinas Kepemudaan dan Olahraga sebagai sebuah organisasi yang memberikan pelayanan kepada generasi muda untuk menyalurkan bakat dalam bidang olahraga dan kepemudaan.Tercapainya efektivitas organisasi ditentukan oleh kinerja pegawai dalam mengembangkan pemberdayaan generasi muda sebagai tugas yang diemban.Setiap organisasi tentu berharap para pegawainya mampu melaksanakan tugasnya dengan efektif, efesien, dan profesional. Dengan begitu, organisasi dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan sekaligus berdaya saing tinggi, sehingga nantinya akan menghasilkan kualitas generasi muda yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah pengangguran, agar pemuda mempunyai skil, percaya diri, agar tidak mempunyai manset menjadi pegawai negeri.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif dengan pendeketan kualitatif, dengan teknik penumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif (Interactive model) dari Milles dan Hubberman (2014).
Efektivitas Dispora Dalam Pemberdayaan Generasi Muda memenuhi komponen standar pelayanan berdasarkan Undang-undang Nomer 40 tahun 2009 pasal 7 tentang kepemudaan yang mengamanatkan pada gubernur/bupati/walikota diwajibkan melaksanakan pelayanan kepemudaan yang bertujuan diperutukan untuk sebuah pembangunan.
Upaya yang sudah dilakukan Dispora dalam pemeberdayaan generasi muda yaitu mengadakan sosialisasi kepada generasi muda dan mengadakan seleksi pemuda pelopor. Sedangkan faktor pendukung dari Efektifitas Dispora Dalam Pemberdayaan Generasi Muda yaitu adanya dukungan penuh dari pemerintah Kota Malang Provinsi Jawa Timur. Sedangkan faktor penghamabat yaitu kurangnya respon dari masayarakat atau pemuda.
Â
Kata Kunci : efektivitas, Dispora , pemberdayaan
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Afifuddin, Saebani, Ahmad Beni. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : CV Pustaka Setia.
Ambar Teguh Sulistyani. 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan,Yogyakarta :Gava Media.
AgnesSunartiningsih. 2004. Pemberdayaan Masyarakat Desa MelaluiInstitusi Lokal,Yogyakarta :JurusanIlmuSosial tri FISIPOL-UGM & Aditya Media
Edi, Suharto. 2005. Membangun Masyarakat, Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan dan PekerjaanSosial. Bandung: P.T RafikaAditama.
Ginanjar , Kartasasmita, dkk. 2005. Pembaharuan dan Pemberdayaan.Ikatan Alumni ITB.
Hayat. 2017. Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Isbandi Rukminto, Adi. 2008. Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta: PT Raja GrafindoPersada.
Taufik, Abdullah. 1974. Pemuda Dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3S
Martoyo, S. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. BPFE. Yogyakarta.
Mukhlis. 2007. Analisis Tanah dan Tanaman. USU press, Medan.
Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT RemajaRosdakarya.
Moenir, A.S. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia.2002. Jakarta:Bumi Aksara.
Randy R dan Riant NugrohoDwidjowijoto, Wrihatnolo. 2007. Manajemen Pemberdayaan: Sebuah Pengantar dan Panduan untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta, Media Komputindo.
Siagian, Sondang P. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Siagian, Sondang P. 1986. Organisasi, Kepemimpinan dan Perilaku Administrasi Jakarta: PT. Gunung Agung
Simamora, Herry., 2001. Manajemen Sumher Daya Manusia. Jakarta. SalembaEmpat
Sujamto. 1990. Aspek-aspek Pengawasan di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta
Taufik, Abdullah. 1974. Pemuda Dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3S.
Sumaryadi. 2005. Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: CV Citra Utama.
Sugiyono. 2012. MetodePenelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suparjandan HempriSuyatno. 2003. Pengembangan Masyarakat dar pembangunan Sampai Pemberdayaan. Yogyakarta: Aditya Media.
Tjipotono, Fandy. 1996. Manajemen Jasa. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Wahyu, Wibowo. 2001. Manajemen Bahasa. Jakarta: GramediaPustaka Utama
Widjaja, HAW. 1995. Otonomi Desa Merupakan Otonomi Asli Bulat dan Utuh. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.
Randy R dan Riant NugrohoDwidjowijoto, Wrihatnolo. 2007. ManajemenPemberdayaan: Sebuah Pengantar dan Panduan untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta, Media Komputindo.
Sumber Lain
Undang-undang no 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan.
Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara(MENPAN) dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan.
Artikel Dalam Jurnal Internet
Delivery. 2004 a. Pemberdayaan.
Di (http://www.deliveri.org/guidelines/policy/pg_3/pg3_summary.htm), diakses 24 Februari 2019.
Halifah,Rubaitul. 2014. Peran Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau Dalam Meningkatkan Kapasitas Pemuda Perbatasan. Di(http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2014/08/E-Journal-RUBAITUL-HALIFAH.pdf), diakses 25 Februari 2019.
Maifrizon. 2010. Analisis Peranan Sumber Daya Manusia Terhadap Efektifitas Organisasi Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau. Di
(http://repository.ut.ac.id/196/), diakses 25 Februari 2019.
Larbiel, Hadi. 2012. Analisis Kinerja Pegawai UPT Pelatihan Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda danOlahraga Provinsi Riau. Di
(http://repository.uin-suska.ac.id/9065/1/2012_2012355ADN.pdf), diakses 24 Februari 2019.
Roomy, Paat. 2016. Kinerja Dinas Pendidikan Dan Olahraga Dalam Pemberdayaan Generasi Muda Di Kecamatan Motoling Kab. Minahasa Selatan.Di (https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/politico/article/view/12001), diakses 25 Februari 2019.
Yenni Arnas. 2018. Pengaruh Profesional dan Sarana Prasarana Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.