TRANSFORMASI LAYANAN INFORMASI PARIWISATA MELALUI APLIKASI MATIC DALAM MENDUKUNG E-GOVERNMENT KABUPATEN MALANG

M. Fahmi Saputra, Afifuddin Afifuddin, Retno Wulan Sekarsari

Sari


Transformasi digital memaksa pemerintah daerah tidak hanya memberikan informasi pariwisata, tetapi juga harus memastikan informasi itu mudah dicari, bisa dipercaya, dan benar-benar membantu masyarakat. Penelitian ini membahas penggunaan MATIC sebagai layanan informasi pariwisata digital yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Penelitian ini berfokus pada cara aplikasi digunakan, kualitas informasi yang diberikan, tanggapan pengguna, serta kondisi yang membantu dan menghalangi perkembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data didapat melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dan pengumpulan dokumen di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang serta dari para pengguna dan pengelola wisata. Analisis dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan penjelasan hasil diperkuat dengan perspektif e-government, implementasi Edwards III, Technology Acceptance Model (TAM), pelayanan publik, dan smart tourism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MATIC memberikan manfaat karena menggabungkan berbagai informasi seperti destinasi wisata, desa wisata, tempat menginap, makanan khas, produk kreatif, dan acara dalam satu layanan. Namun, manfaat tersebut belum sepenuhnya diubah menjadi penggunaan yang luas. Sosialisasi masih kurang luas, pembaruan informasi dari pihak luar belum selalu teratur, akses antar perangkat belum maksimal, dan fitur interaktif serta transaksi belum tersedia secara penuh. Oleh karena itu, pengembangan MATIC harus fokus tidak hanya pada teknologi, tetapi juga pada pengelolaan data, komunikasi dengan masyarakat, kerja sama antar pihak terkait, serta evaluasi yang berdasarkan pengalaman pengguna. Kata Kunci: E-Government; MATIC; Pelayanan Publik; Smart Tourism; Pariwisata Digital.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Edwards, G. C. (2007). Implementing Public Policy, Politics and public policy series. Congressional Quarterly Press, 1980. Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism : foundations and developments. 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8 Haryanto, A. T. (2025). Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 212 Juta di 2025. https://inet.detik.com/cyberlife/d-7816040/jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-212-jutadi-2025 Indrajit, R. E. (2016). Konsep dan Strategi Electronic Government. Electronic Government, 84, 1–166. https://www.academia.edu/30100450/Electronic_Government Jogiyanto. (2008). Sistem informasi keperilakuan (II). Andi Offset. Pratama, I., Fahlevvi, M. R., & Putri, T. S. (2025). Evaluasi Kualitas Website Malang Kabupaten Tourism Intelligence Center ( MATIC ) Menggunakan Standar ISO 9126. 4(1), 32–42. Ratminto, A. S. W. (2006). Manajemen Pelayanan: Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizen’s Charter dan Standar Pelayanan Minimal. Pustaka Pelajar. Satrya, I. D. G., Kaihatu, T. S., & Budidharmanto, L. P. (2023). The Development Ideas for Travel Applications Featuring Three Tourism Objects in Indonesia. Ilomata International Journal of Social Science, 4(3), 455–465. https://doi.org/10.52728/ijss.v4i3.867 Yamin, M. N., Guntur, M., Aminia, N., & Bakhtiar. (2021). GOVERNMENT TO CITIZEN (G-To-C) UPAYA PENINGKATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN PELAYANAN DI KABUPATEN GOWA. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum, & Pengajarannya, XVI, 140–148. https://ojs.unm.ac.id/supremasi/article/viewFile/23375/13386#:~:text=Government To Citizen (Gto-C) merupakan kategori,semua layanan pemerintah kepada masyarakat. 587


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.