PENGARUH PENGELOLAAN INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA JALAN STUDI KASUS DI KECAMATAN PANDAAN

Shafira Diah Safitri, Slamet Muchsin, Hirshi Anadza

Sari


Pengelolaan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik karena menentukan kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta aktivitas ekonomi. Kondisi infrastruktur yang belum dikelola secara optimal dapat menurunkan mutu pelayanan publik sekaligus memengaruhi tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengelolaan infrastruktur jalan terhadap kepuasan masyarakat pengguna jalan di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Selanjutnya, data dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji t, uji F, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan infrastruktur jalan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna jalan. Hal tersebut dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar 22,910 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,843 menunjukkan bahwa pengelolaan infrastruktur jalan mampu menjelaskan 84,3% variasi kepuasan masyarakat, sedangkan 15,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelaksanaan, pemeliharaan, dan pengawasan infrastruktur jalan berkontribusi terhadap meningkatnya kepuasan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu terus memperkuat pengelolaan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan publik. Kata kunci: pengelolaan infrastruktur jalan, kepuasan masyarakat, pelayanan publik, infrastruktur jalan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Azmi. (2025). Pengukuran kepuasan masyarakat terhadap kinerja pembangunan infrastruktur fisik di Kecamatan Balung. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial. Faisal, dkk. (2022). Kepuasan pengguna jalan terhadap pelayanan jalan provinsi di Kalimantan Barat. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia). Haliza, dkk. (2024). Indeks kepuasan layanan infrastruktur (IKLI) pembangunan jalan Kecamatan AmbuluTempurejo Kabupaten Jember. Electronic Journal of Social and Political Sciences (E-SOSPOL). Muchsin, S., Kurniawati, W. D., & Suyeno. (2019). Pengaruh kualitas pelayanan, efisiensi dan harga transportasi berbasis online Go-Jek terhadap kepuasan masyarakat (Studi kasus pada masyarakat Malang Raya). Oliver, R. L. (1980). A cognitive model of the antecedents and consequences of satisfaction decisions. Journal of Marketing Research, 17(4), 460–469. Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing. Sumber Buku Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The New Public Service: Serving, Not Steering. New York: Routledge. Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington D.C.: Congressional Quarterly Press. Hardiyansyah. (2020). Kualitas Pelayanan Publik: Konsep, Dimensi, Indikator, dan Implementasinya. Yogyakarta: Gava Media. Kodoatie, R. J. (2013). Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Mahmudi. (2021). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Siagian, S. P. (2008). Filsafat Administrasi. Jakarta: Bumi Aksara. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Winarno, B. (2014). Kebijakan Publik: Teori, Proses, dan Studi Kasus.Yogyakarta: CAPS (Center of Academic Publishing Service). 570


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.