SINERGISITAS KOLABORASI PERHUTANI DAN LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN DALAM PEMANFAATAN LAHAN HUTAN PRODUKTIF (Studi Pada Café Taman Pinus Kota Batu)

Aster Haryanti, Afifuddin Afifuddin, Hirshi Anadza

Sari


Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergisitas kolaborasi Perhutani dan LMDH dalam pemanfaatan lahan hutan produktif di Café Taman Pinus Kota Batu. Pengelolaan hutan yang berkelanjutan memerlukan kolaborasi yang efektif antara Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk memanfaatkan sumber daya hutan secara optimal serta faktor pendukung dan penghambatnya. Memakai metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan , sinergisitas kolaborasi terlihat dalam beberapa aspek: pengambilan keputusan bersama, pembagian daya yang adil, pemecahan masalah yang efektif, komunikasi yang produktif, umpan balik yang konstruktif, kepercayaan yang transparan, serta kreativitas dalam mengembangkan ide-ide baru. Faktor pendukung kolaborasi meliputi jangka waktu panjang dan kontribusi yang seimbang, sementara faktor penghambatnya ialah kurangnya aktivitas media sosial dan infrastruktur yang belum memadai. Hasil penelitian ini membagikan gambaran utamanya kebijakan yang mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan efektif.

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku:

Ansell.C & Gash A.2007.Collaborative Governance in the Theory and Practice Journalof Public Administration Research and Theory

Anggraini, S. (2017). Public Private Partnership dalam Pengembangan Program Sidoarjo Bersih dan Hijau di Kabupaten Sidoarjo ( Studi Deskriptif Kemitraanantara Radar Surabaya dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Sidoarjo ). Kebijkan Dan Manajemen Publik, 5(April), 1–16.

Anwar khaeril. (2015). Hubungan kerja antara kepala desa dengan badan permusyawaratan desa ( bpd ) berlandaskan undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa working relation between head of the village and consultative.

Akbar Pandu Nugraha, "Sinergitas Aktor Keutamaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa" Jurnal Ilmu Administrasi Publik 2, no. 1 (200€): 1-7

Bay, m. J. A. (2020). Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mengelolaprogram persediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) di desa ombay kecamatan pantar timur kabupaten alor oleh:skripsi

Desni, a. (2018). Kolaborasi pemerintah desa dan lembaga adat terhadap pelestarian kearifan lokal di desa bandur picak kecamatan koto kampar hulu kabupaten kampar tahun 2014-2016.

Dwinanta. 2010. Prinsip dan Strategi Penerapan Public Private Partnership.jakarta:pustaka Bisnis.

Febrian, Ranggi Ade. "Collaborative Governance Dalam Pembangunan Kawasan Perdesaan (Tinjauan Konsep dan Regulasi)." Wedana: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik Dan Birokrasi 2.2 (2016): 200-208.

Febrian, Ranggi Ade. Collaborative Governance Dalam Penerapan Sistem Inovasi Daerah Di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau (Studi Program Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit Untuk Masyarakat Tani Ternak). Diss. 2018.

Fikiri, a. (2020). Kolaborasi pemerintah daerah kabupaten lombok barat pemerintah kota mataram dalam pengelolaan sumberdaya air (vol. 5, issue 1).

M., Gasali, M., & Zulfhi, S. R. (2016). Review Public Private Partership sebagai Sumber Pembiyaan Infrastruktur Selain APBN / APBD dI Kabupaten Indragiri.BAPPEDA, 2(3), 178–185.

Moleong, Lexy J. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Najiyati, S., & Susilo, S. R. T. (2011). Sinergitas Instansi Pemerintah Dalam Pembangunan Kota Terpadu Mandiri. Jurnal Ketrans migrasian, 28(2)

Omar, Syahli Rio Omar, et.al, “Sinergitas Akmil dan Pemerintah Desa dalam mendukung keamanan lingkungan guna mewujudkan Pertahanan Wilayah di desa Gandusari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang,” Jurnal Dwijakusuma Volume 2, 2020.

Rianto, Agus. 2011. Buku Ajar Metodoligi Penelitian. Jakarta: BGC Tanzeh,Ahmad, 2009.Pengantar Metodologi Penelitian, Yogyakarta, Teras.

Ricardo S.Morse and Jhon B. Sephens. (2008) teching collaborative governance: Phases,competencies, and case-based learning. Journal of public affairseducations.565-583.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sutopo. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif : Dasar Teori dan Terapannya Dalam Penelitian. Surakarta : Sebelas Maret University Press.

Triana Rahmayati dkk, Sinergitas Stakeholder Dalam Inovasi Daerah, 643. Diakses pada tanggal 2 Jan Jurnal Administrasi Publik (JAP) 2, no.4, uari 2022.

Yescombe, E. R. (2013). Public-Private Partnerships: Principles of Policy (2nd ed.).

WEBSITE

https://Tugumalang.id diakses pada 15 januari 2022


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.