PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI GERAKAN PKK DALAM MENANGANI KESEHATAN ANAK, IBU HAMIL, DAN LANSIA SESUAI ISI 10 PROGRAM POKOK PKK DI KELURAHAN KAUMAN KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG
Sari
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) bagaimana peran dan efektifitas PKK dalam menangani kesehatan anak, ibu dan lansia di Kelurahan kauman kecamatan Klojen Kota Malang, 2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam Menangani Kesehatan anak, ibu dan lansia di Kelurahan Kauman Kecamatan Klojen Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif untuk memperoleh data yang komprehensif. Subjek penelitian ini adalah sekretaris PKK, Ketua posyandu, Kader Posyandu, masyarakat yang mengikuti posyandu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemberdayaan Perempuan Melalui Gerakan PKK Dalam Meningkatkan Kesehatan Anak, Ibu dan Lansia Di Kelurahan kauman Kecamatan Klojen Kota Malang. PKK berperan penting tentang posyandu. Kader posyandu terhadap eksistensi posyandu dalam menangani kesehatan adalah positif. Masyarakat menganggap penting adanya program posyandu. Posyandu tersebut tidak hanya sekedar melaksanakan program formaldan rutinitas melainkan juga subtansi yang besar bagi peningkatan kualitas kehidupan manusia. Faktor pendukung yaitu keberhasilan yang dicapai posyandu adalah masyarakat semakin membaik, KB berhasil, meningkatnya kesadaran akan hidup sehat. Disamping itu tercapainya pola hidup sehat sehingga kualitas kesehatan terkendali. Faktor penghambat yaitu lansia yang sudah lemah terkadang tidak memungkinkan untuk mengecek kesehatan dalam ikut serta posyandu dan cuaca yang kadang tidak menentu seerta alat-alat yang masih kurang lengkap.
Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Pemberdayaan, Program PKK.
Teks Lengkap:
PDF (English)Referensi
Asmaeny, Azis, 2013. Dilema keterwakilan perempuan dalam parlemen suatu pendekatan hukum yamg perspektif Gender. Yogyakarta: Rangkang.
Anwar, 2007. Manajemen Pemberdayaan Perempuan. Bandung: Alfabet
BKKBN, 1999. Materi Dasar Pelaksanaan Operasional Gerakan Pembangunan Keluarga Sejahtera. Jakarta: Kantor Menteri Negara Kependudukan.
Komisi Nasional Lanjut Usia (Komnas Lansia). 2010. Pedoman Active Aging (Penuaan Aktif) Bagi Pengelola dan Masyarakat. Jakarta : Komnas Lansia.
Kemensos, 2011. Berdaya Bersama Perempuan Indonesia. Jakarta pusat. Direktorat jendral pemberdayaan sosial penanggulangan pelatihan kesejahteraan sosial.
Moleong, Lexy, J. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung:PT.Remaja Rosdakarya.
Mulia, Musda, 1999. Model Pemberdayaan Mubalighat Menuju Masyarakat Modern. Jakarta: Nuansa Cendikia.
Notoadmojo, Soekidjo, 2007. Kesehatan Masyarakat: Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurhidayati, Syarifudin, 2012, Promosi Kesehatan Teori Dan aplikasi. Makasar.
Raho, Bernard, 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Pustaka Karya.
Sastrohadiwiryo, B. Siswanto, 2012,Pengatar Manajemen, Bandung: Bumi Aksara.
Soekanto, Soerjono. 2002 : Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Selo, Sumarjan. 1993. Keluarga Masa Depan Keluarga Sejahtera dan Bahagia. Wata Demografi
Thoha, Miftah, 2010. Perilaku organisasi konsep dasar. Jakarta: Rajawali Pers.
Diah, Yanuar. (2016). “Peran Puskesmas Dalam Upaya MemberdayakanLansia Untuk Meningkatkan Kesehatan Lansia Di Purwokerto Selatanâ€. Purwokerto.
Punikasari, Devi. (2010). “Peran Posyandu Dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Di Dusun Karang Watu Desa Pucung Rejo Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelangâ€. Magelang
Wiji, Deasy. (2017). “Partisipasi Lanjut Usia Wira Wherda Di RW 14 Kelurahan Wirogunan Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakartaâ€. Yogyakarta.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.