PENGARUH VARIASI CO -SOLVENT HYDROTHERMAL CARBONIZATION LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP KARAKTERISTIK TERMODINAMIKA PEMBAKARAN
Abstract
Pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif melalui teknologi co-firing dapat mengurangi ketergantungan terhadap batubara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh co-solvent asam sitrat 0,5 M dan NaOH 0,5 M pada proses Hydrothermal Carbonization (HTC) tandan kosong kelapa sawit (TKKS) terhadap karakteristik pembakaran campuran 20% hydrochar dan 80% batubara sub-bituminous. Analisis dilakukan menggunakan Thermogravimetric Analysis (TGA) dan Differential Thermogravimetric Analysis (DTG), serta parameter termodinamika berupa energi bebas Gibbs (ΔG), entalpi (ΔH), dan entropi (ΔS). Hasil menunjukkan NaOH-TKKS memiliki reaktivitas pembakaran lebih tinggi dibandingkan CA-TKKS, dengan laju degradasi maksimum sekitar −6,5%/menit, mendekati batubara sebesar −6,7%/menit. Nilai pada pembakaran utama ΔG dan ΔH NaOH-TKKS masing-masing sebesar 143,57 dan 51,22, lebih rendah dibandingkan CA-TKKS sebesar 145,33 dan 54,89 serta batubara sebesar 196,93 dan 76,39.
Kata kunci:hydrochar, tandan kosong kelapa sawit, Hydrothermal carbonization,co-solvent, termodinamika pembakaran,
Refbacks
- There are currently no refbacks.
