PENGARUH KOMPOSISI PROSENTASE DARI SERAT BATANG PISANG DAN FIBERGLASS BERBASIS RESIN EPOXY PADA MATERIAL KOMPOSIT TER-HADAP SIFAT MEKANIK

Muhammad Nur Alfandi

Abstract


ABSTRAK
Pemanfaatan limbah batang pisang sebagai penguat komposit berpotensi menghasilkan material alternatif yang lebih ramah lingkungan, sedangkan fiberglass woven dapat meningkatkan performa mekanik material komposit hibrida. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi komposisi serat batang pisang dan fiberglass woven berbasis resin epoxy terhadap kekuatan tarik dan ketangguhan impak komposit. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Spesimen komposit dibuat menggunakan tiga variasi komposisi, yaitu resin epoxy 60%:serat batang pisang 20%:fiberglass woven 20%, 50%:25%:25%, dan 40%:30%:30%, kemudian diuji tarik dan impak serta dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 39,02 MPa pada komposisi 40%:30%:30%, tetapi variasi komposisi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik (p=0,415). Ketangguhan impak tertinggi sebesar 22,29 kJ/m² diperoleh pada komposisi 60%:20%:20% dan variasi komposisi berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan impak (p=0,0167). Kesimpulannya, komposisi material berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan impak, tetapi tidak terhadap kekuatan tarik. Hasil ini menunjukkan potensi komposit hibrida serat batang pisang-fiberglass sebagai material alternatif.
Kata Kunci: komposit hibrida; serat batang pisang; fiberglass woven; kekuatan tarik; ketangguhan impak.

Full Text:

PDF Remote

References


ABSTRAK

Pemanfaatan limbah batang pisang sebagai penguat komposit berpotensi menghasilkan material alternatif yang lebih ramah lingkungan, sedangkan fiberglass woven dapat meningkatkan performa mekanik material komposit hibrida. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi komposisi serat batang pisang dan fiberglass woven berbasis resin epoxy terhadap kekuatan tarik dan ketangguhan impak komposit. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Spesimen komposit dibuat menggunakan tiga variasi komposisi, yaitu resin epoxy 60%:serat batang pisang 20%:fiberglass woven 20%, 50%:25%:25%, dan 40%:30%:30%, kemudian diuji tarik dan impak serta dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 39,02 MPa pada komposisi 40%:30%:30%, tetapi variasi komposisi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik (p=0,415). Ketangguhan impak tertinggi sebesar 22,29 kJ/m² diperoleh pada komposisi 60%:20%:20% dan variasi komposisi berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan impak (p=0,0167). Kesimpulannya, komposisi material berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan impak, tetapi tidak terhadap kekuatan tarik. Hasil ini menunjukkan potensi komposit hibrida serat batang pisang-fiberglass sebagai material alternatif.

Kata Kunci: komposit hibrida; serat batang pisang; fiberglass woven; kekuatan tarik; ketangguhan impak.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.