Optimalisasi Campuran Bioetanol Terhadap Bahan Bakar Gasoline Melalui Sistem Dual Injeksi Untuk Menekan Emisi Gas Buang Pada Motor Bakar Empat Langkah

Dimas Rama Aprilian Sasangka, Riswan Sepriyatno

Abstract


Motor bakar bensin 4-langkah merupakan penyumbang utama emisi gas buang berbahaya. Bioetanol menawarkan potensi penurunan emisi berkat kandungan oksigennya, namun pencampuran konvensional dengan bensin rentan terhadap ketidakstabilan fase (phase separation). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem dual injection dalam mengoptimalkan campuran bioetanol-bensin (E0, E25, E50) untuk menekan emisi pada mesin 4-langkah satu silinder. Metode yang digunakan adalah eksperimen langsung dengan pengukuran emisi (CO, HC, CO₂) dan Rasio Udara-Bahan Bakar (AFR) pada berbagai putaran mesin. Hasil pengujian menunjukkan pola yang kompleks: peningkatan persentase bioetanol justru meningkatkan konsentrasi emisi CO dan HC secara numerik (E50: CO 6,44%, HC 2612 ppm), namun campuran E50% dinyatakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-7118.3-2005. Analisis AFR mengungkapkan bahwa campuran E50% memiliki stabilitas lebih baik dan mendekati kondisi stokiometri dibandingkan E0%, menunjukkan perbaikan homogenitas campuran. Disimpulkan bahwa keberhasilan sistem dual injection sangat bergantung pada kalibrasi pengaturan injeksi yang presisi untuk mengompensasi perbedaan sifat bahan bakar, dan penilaian kelayakan emisi bersifat holistik, tidak hanya bergantung pada satu atau dua parameter.


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.