ANALISIS PERAWATAN ALAT CETAK BETON DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS PT. RZR)

Rifki Zainur Rozikin, Margianto Margianto, Mochammad Basjir

Abstract


Dalam lingkup manufaktur, barang adalah sebuah output pokok dari tahapan pembuatan, dan supaya tahapan pembuatan bisa senantiasa beroperasi, diperlukan aktivitas perawatan pada alat-alat serta perangkat-perangkat produksi. Maintenance ini bertujuan untuk meminimalisir dan mengatasi kerusakan pada mesin. PT RZR bergerak dalam perusahaan manufaktur yang memproduksi macam-macam beton. Proses pembuatan beton di PT. RZR dilakukan dengan menggunakan metode cetakan. Permasalahan yang terjadi di PT. RZR yaitu belum ada preventive maintenance dan perbaikan hanya mengandalkan corrective maintenance. Penulis menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebagai acuan untuk penjadwalan maintenance pada alat cetak dan FMEA digunakan untuk menentukan hasil konsekuensi dari kegagalan sistem. HasilĀ  analisa metode OEE didapatkan hasil kinerja alat cetak tidak selaras dengan tolok ukur OEE, mengacu pada output kalkulasi yang sudah dikerjakan, penilaian angka OEE 66%. dan setelah di analisa menggunakan metode FMEA didapatkan angka hasil kali pada SOD, kemudian berikutnya adalah menghitung angka RPN awal beserta nilai 144 visual dalam berkarat ,Bibir cetakan aus dengan nilai RPN 112,Motor spinning tidak bisa menyala dengan nilai RPN 108.


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.