Pemetaan Hasil Produksi Tambak Garam di Kabupaten Sampang Menggunakan K-Means Clustering

Moh. Romli, Anang Habibi, Arman Arman

Sari


Pengelolaan produksi garam rakyat di Kabupaten Sampang, yang merupakan sentra produksi utama di Madura, masih menghadapi kendala dalam menentukan wilayah prioritas pembinaan akibat ketiadaan sistem pemetaan berbasis kinerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Pemetaan Tambak Garam (SIPETA) menggunakan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan tambak berdasarkan tingkat produktivitas dan memvisualisasikan hasilnya secara geografis. Variabel yang digunakan untuk klasterisasi adalah luas lahan (m2) dan volume produksi (Ton) dari 103 data tambak garam di Desa Disanah, Kabupaten Sampang. Hasil klasterisasi membagi tambak ke dalam tiga kelompok: Produksi Rendah (C1) sebanyak 42 tambak, Produksi Sedang (C2) sebanyak 37 tambak, dan Produksi Tinggi (C3) sebanyak 24 tambak. Sistem SIPETA diimplementasikan berbasis web menggunakan Framework Laravel untuk antarmuka dan Python untuk pemrosesan clustering. Hasil pemetaan ini memberikan informasi yang terstruktur bagi Dinas Perikanan untuk merencanakan intervensi dan program pembinaan yang lebih tepat sasaran dan efisien.

Kata KunciK-Means Clustering, Tambak Garam, Pemetaan, Data Mining, Sampang.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Endrinaldi. (2010). Perubahan kadar KIO3, garam beriodium oleh bumbu masakan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 4(2), 103–106.

Hoiriyah, Y. U. (2019). Peningkatan kualitas produksi garam menggunakan teknologi geomembran. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, 6(2), 71–76.

Salsabila, H. F., Alamsjah, M. A., & Pujiastuti, D. Y. (2023). Iodium fortification on traditional salt with spray different potassium iodate. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (p. 012023). IOP

Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-

/120/1/012023

Sulastri, A., Leto, K. T., & Nisa, K. R. (2024). Studi eksploratif mengenai kadar garam tradisional di kampung garam Kabupaten Sikka. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan Dan Bahasa, 2(2), 289–307..

Susilowati, E., Alamsjah, M. A., & Pujiastuti, D. Y. (2023). The effect of old water making time and heating temperature on moisture content and NaCl on traditional salt production. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (p. 012028). IOP Publishing.

https://doi.org/10.1088/1755-1315/120/1/012028

Komaria, N., Indartuti, E., & Wahyudi, E. (2025). Pemberdayaan masyarakat petani garam di Desa Pesanggrahan Kabupaten Bangkalan sebagai upaya meningkatkan produksi garam. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 5(2), 145–165.

Xu, R., & Wunsch, D. C. (2010). Clustering algorithms in biomedical research: A review. IEEE Reviews in Biomedical Engineering, 3, 120–154.

Hasugian, P. S. (2018). Penerapan data mining untuk klasifikasi produk menggunakan algoritma K-means (Studi kasus: Toko Usaha Maju Barabai). Jurnal Mantik Penusa, 2(2).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.