PROTOTIPE DEHUMIDIFIER MENGGUNAKAN PELTIER UNTUK PENGENDALI KELEMBABAN ALMARI LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO BERBASIS IOT

Fahrul Pratama Sudibyo, M. Taqiyyuddin Alawiy, M. Jasa Afroni

Sari


Sumber data BMKG Kota Malang selama tahun 2023 tercatat rata-rata kelembaban udara berkisar 60,8% - 80,4%. Sedangkan persyaratan kelembaban udara sebesar 40% sampai 60%. Pengelolaan laboratorium sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan laboratorium, kelembaban tinggi dapat merusak alat atau menyebabkan ketidak akuratan alat, perlu memperhatikan tempat penyimpanan alat yang bersih dan kelembaban terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe dehumidifier berbasis IoT yang ditempatkan pada almari yang digunakan untuk menyimpan alat-alat elektronik. Dengan memanfaatkan efek peltier dari termoelektrik yang dikontrol menggunakan sensor DHT22 dengan NodeMCU ESP32 serta platform Blynk IoT untuk menurunkan kelembaban udara secara otomatis. Prinsip kerja dehumidifier, dimana udara tertarik melalui heatsink pendingin sehingga terjadi pengembunan, selanjutnya udara akan melalui heatsink pemanas yang menjadikan udara yang dikeluarkan menjadi kering dan hangat. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe mampu menurunkan kelembaban dari 78,1% menjadi 54% dan menjaga kondisi optimal antara 55–60% RH. Prototipe ini ramah lingkungan karena tidak menggunakan sistem refrigerasi.

Kata Kunci : Dehumidifier, TEC1-12706, DHT22, NodeMCU ESP32, Blynk


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


I. P. Fadhila, “Evaluasi Suhu Dan Kelembapan Ruang Kuliah Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga,” Heal. Tadulako J. (Jurnal Kesehat. Tadulako), vol. 10, no. 1, pp. 48–55, 2024, doi: 10.22487/htj.v10i1.977.

Geograf, “Pengertian Kelembaban Udara,” Geograf.id, 2023. https://geograf.id/jelaskan/pengertian-kelembaban-udara/ (accessed Jun. 09, 2024).

B. P. S. Kota Malang, “Pengamatan Kelembaban Udara di Kota Malang,” Badan Pusat Statistik, 2023. https://malangkota.bps.go.id/indicator/151/511/1/pengamatan-kelembaban-udara-di-kota-malang.html (accessed Jun. 20, 2024).

Muchammad, “Penyerapan Uap Air Pada Alat Uji Dehumidifier,” Momentum, vol. 2, no. 2, pp. 32–40, 2006.

A. Rozaq, M. J. Afroni, and S. Sugiono, “Prototipe Sistem Portable Room Cooler Menggunakan Elemen Peltier Berbasis Arduino Uno R3,” Sci. Electro, vol. 13, no. 1, 2021.

B. Tehnik, “Cara Kerja Dehumidifier,” Best Air Dehumidifier, 2015. https://www.bestairdehumd.com/new/cara-kerja-dehumidifer/ (accessed Jun. 01, 2024).

M. Akhadi, “Korosi Pada Peralatan Elektronik,” Elektro Indonesia, 2000. https://www.elektroindonesia.com/elektro/elek32.html (accessed May 12, 2024).

I. I. Palavi, “Studi pengaruh humidity terhadap laju korosi menggunakan inhibitor daun gambir sebagai penanganan korosi pada pipa salur minyak bumi,” 2022, [Online]. Available: https://repository.uir.ac.id/18349/1/153210136.pdf

S. Husnari, I. A. Fahreza, F. Fitriyani, and H. Yuliani, “Pelaksanaan Pengelolaan Laboratorium Fisika di IAIN Palangka Raya,” Lead. J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 2, no. 1, pp. 186–206, 2024, doi: 10.32939/ljmpi.v2i1.3805.

H. Suryantoro, “Prototipe Dehumidifier untuk Monitoring Kelembaban Laboratorium Biomedis Menggunakan Sensor DHT22 dan Peltier TEC1-12706 Berbasis Arduino,” Indones. J. Lab., vol. 4887, no. 3, p. 79, 2023, doi: 10.22146/ijl.v0i3.88033.

M. A. A. Alfariz, “PROTOTIPE MONITORING DAN CONTROLING SUHU DAN KELEMBABAN PADA KANDANG AYAM PETELUR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT),” J. Kaminari, vol. 1, no. 1, pp. 1–7, 2025, [Online]. Available: https://ftkunsurya.com/jteus/index.php/jteus/article/view/1

O. B. Cahyono, M. J. Afroni, and B. M. Basuki, “Monitoring Dan Pengatur Kelembaban Pada Model GreenHouse Tanaman Krisan Menggunakan Telegram Berbasis Internet of Things (IoT) Di Kota Batu,” Sci. Electro, vol. 13, no. 1, pp. 1–6, 2021.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.