KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN KEAKTIFAN BELAJAR MELALUI MODEL ANCHORED INSTRUCTION (AI) DENGAN METODE BRAINSTORMING BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI POLA BILANGAN KELAS VIII MTS MA’ARIF KETEGAN TANGGULANGIN

Novita Novita

Abstract


Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dan keaktifan belajar peserta didik antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Anchored Instruction (AI) dengan metode Brainstorming berbantuan video pembelajaran dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional, (2) mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis dan keaktifan belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Anchored Instruction (AI) dengan metode Brainstorming berbantuan video pembelajaran lebih baik dari kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional, (3) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis dan keaktifan belajar peserta didik kelas yang menggunakan model pembelajaran Anchored Instruction (AI) dengan metode Brainstorming berbantuan video pembelajaran dan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini mengunakan metode kombinasi atau mix research jenis sequential explanatory. Rancangan penelitian kuantitatif yang digunakan adalah quasi experimental. Pengambilan sampel dengan teknik convinience sampling. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan Independent Sample t Test untuk kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket dianalisis menggunakan Mann-Whitney U untuk keaktifan belajar. Sedangkan data kualitatif berupa data hasil observasi dan wawancara. Uji hipotesis menggunakan kesamaan rata-rata dua pihak menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat perbedaan pemecahan masalah dan keaktifan belajar antara peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol, uji menggunakan kesamaan rata-rata satu pihak menghasilkan kesimpulan bahwa pemecahan masalah dan keaktifan belajar peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Secara deskriptif, pemecahan masalah dan keaktifan belajar peserta didik kelas eksperimen berbeda dari kelas kontrol dilihat dari pencapaian indikator pada masing-masing kategori peserta didik.

 

Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah matematis, keaktifan belajar, Anchored Instruction (AI), Brainstorming, video pembelajaran.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR RUJUKAN

Creswell, John. 2015. Research Design (Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hendriana, H., Rohaeti, E., & Sumarmo, U. 2014. Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Bandung: PT Refika Aditama.

Kemendikbud. 2014. Permendikbud RI Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lestari, Eka. dan Yudhanegara, Ridwan. 2017. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Afika Aditama.

Suarni. 2017. Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Kompetensi Dasar Organisasi Pelajaran PKN Melalui Pendekatan Pembelajaran PAKEM untuk Kelas IV SD Negeri 064988 Medan Johor. PASCAL. Vol 1(2): 129-140.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: PT Alfabeta Bandung.

Suhirno, Muhari, & Suhanadji. 2018. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPS dengan Menggunakan Metode Brainstorming untuk Meningkatkan Berpikir Kritis di Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian. Vol 4(1): 1-8.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.