KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING PADA MATERI KUBUS & BALOK KELAS VIII MTs RADEN PAKU WRINGINANOM
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran probing prompting dan dengan model pembelajaran konvensional pada materi kubus dan balok; (2) untuk mengetahui mana yang lebih baik antara kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran probing prompting dan dengan model pembelajaran konvensional pada materi kubus dan balok; (3) untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran probing prompting pada materi kubus dan balok. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed method) dengan jenis sequential explanatory. Sampel dalam penelitian kuantitatif diperoleh VIIIA (kelas eksperimen) dan kelas VIIIB (kelas kontrol). Subjek penelitian kualitatif dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berjumlah 3 peserta didik dengan ketentuan memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi, sedang, dan rendah. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara, dan hasil observasi. Hasil pada penelitian ini yaitu (1) uji hipotesis dua pihak yang menggunakan Software SPSS 23 diperoleh nilai Sig = 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol; (2) uji hipotesis satu pihak diperoleh thitung > ttabel, yaitu 5,7515337022 > 1,67252, sehingga H0 ditolak maka dapat disimpulkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol; (3) berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa peserta didik di kelas eksperimen lebih menguasi indikator kemampuan berpikir kretaif daripada peserta didik di kelas kontrol, sedangkan hasil observasi kegiatan guru dan peserta didik diketahui bahwa kegiatan pembelajaran di kelas eksperimen dilakukan dengan sangat baik dan kegiatan pembelajaran di kelas kontrol dilakukan dengan sangat baik.
Â
Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Model Pembelajaran Probing Prompting.
References
DAFTAR RUJUKAN
Abidin, Z., Mohamed, Z., Ghani, S.A. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Portofolio (PMBP) pada Siswa Sekolah Menenah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika. Volume 2, 1: 79-102.
Arikunto, Suharmisi. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Creswell, John W. 2015. Research Design. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dilla, Siska Chindy., Hidayat, Wahyu., dan Rohaeti, Euis Eti. 2018. Faktor Gender Dan Resiliensi Dalam Pencapaian Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA. Journal Of Medives. ISSN online: 2549-5070. Vol. 2, No. 1, Hal. 129-136.
Hendriana, H., Rohaeti, E.E. & Sumarmo, U. 2018. Hard Skill and Soft Skill Matematik Peserta didik. Bandung: PT Refika Aditama.
Huda, Miftahul. 2013. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Lestari, Kurnia Eka dan Yudhanegara, M.R. 2017. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT. Refika Aditama.
Lince, Ranak. 2016. Creative Thinking Ability to Increase Student Mathematical of Junior High School by Applying Models Numbered Heads Together. Journal of Educational and Practice. ISSN ONLINE: 2222-288X. Vol. 7, No. 6, Hal: 206-212.
Nuriadin, Ishaq., dan Krisna, Satrio Perbowo. 2013. Analisis Korelasi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik SMP Negeri 3 Lurangung Kuningan Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung. Vol.2, No.1, Hal:68.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Swarjawa, I Wyn Eka., Suarjana, Md., Garminah, Ni Nym. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Probing-Prompting Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Di SD Negeri 1 Sebatu. Jurnal Ilmiah. ISSN: 2614-4735. Vol. 1, No. 1.
Refbacks
- There are currently no refbacks.