KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL SNOWBALL DRILLING DENGAN STRATEGI WORK BACKWARDS MATERI PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG KELAS VII SMP NEGERI 1 GEDANGAN

Rochmatul Azizah Putri

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model Snowball Drilling dengan strategi Work Backwards dan model konvensional peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Gedangan, 2) untuk mengetahui mana yang lebih baik kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model Snowball Drilling dengan strategi Work Backwards dan model konvensional peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Gedangan, 3) untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model Snowball Drilling dengan strategi Work Backwards dan model konvensional peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Gedangan. Penelitian ini merupakan mix method dengan desain penelitian sequential explanatory. Jenis penelitian kuantitatif yaitu true experimental. Populasi penelitian ini kelas VII SMP Negeri 1 Gedangan. Sampel dipilih melalui teknik cluster random sampling sehingga didapatkan kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Data kuantitatif didapatkan dari hasil pretest dan posttest, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hasil uji hipotesis dua pihak data posttest yang menggunakan Independent Sample t-test diperoleh nilai Sig. = 0,004 < 0,025 maka  diterima, yang berarti terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang menggunakan model Snowball Drilling dengan strategi Work Backwards dan yang menggunakan model konvensional, 2) hasil uji hipotesis satu pihak data posttest kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik diperoleh nilai thitung > ttabel = 3,06036536 > 1,67722 maka  diterima, yang berarti bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen yang menggunakan model Snowball Drilling dengan strategi Work Backwards lebih baik daripada kelas kontrol yang menggunakan model konvensional, 3) hasil analisis data kualitatif yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan hasil observasi, diperoleh bahwa kelas eksperimen lebih menguasai indikator kemampuan pemecahan masalah matematika dan lebih aktif dalam proses pembelajaran daripada kelas kontrol.

 

Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah matematika, model snowball drilling, strategi work backwards


Full Text:

PDF

References


DAFTAR RUJUKAN

Abidin, Zainal; Mohamed, Zulkifley; dan Ghani, Sazelli Abdul. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Portofolio (PMBP) pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 2(1): 79-102. (www.riset.unisma.ac.id)

Hendriana, Heris; Rohaeti, Euis Eti; dan Sumarmo, Utari. 2017. Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Bandung: PT Refika Aditama.

Moleong, Lexy J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Roebyanto, Goenawan dan Harmini, Sri. 2017. Pemecahan Masalah Matematika. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Siagian, Muhammad Daut. 2016. Kemampuan Koneksi Matematik dalam Pembelajaran Matematika. Prodi Pendidikan Matematika FKIP UISU. MES (Journal of Mathematics Education and Science), Vol 2, No. 1 ISSN 2528-4363 Oktober 2016. (https://jurnal.uisu.ac.id)

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Suprijono, Agus. 2009. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.