KEMAMPUAN KONEKSI DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KADIR PADA MATERI PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI KELAS VII MTsN BATU

Arif Budi Purnomo

Abstract


Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan koneksi dan pemecahan masalah kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk mengetahui mana yang lebih baik kemampuan koneksi dan pemecahan masalah kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi dan pemecahan masalah kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi dengan pendekatan sequential explanatory design. Penelitian ini menggunakan jenis true experiment. Pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan berdasar teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas VII-C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-I sebagai kelas kontrol. Data kuantitatif diperoleh melalui soal tes kemampuan koneksi dan pemecahan masalah. Analisis data kualitatif  diperoleh dari wawancara, observasi dan catatan lapangan untuk mendukung data kuantitatif. Hasil penelitian berdasarkan analisis data kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa, (1) Terdapat perbedaan kemampuan koneksi dan pemecahan masalah antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai Sig (2-tailed) = 0,009 < 0,025 dan Sig (2-tailed) = 0,001 < 0,025; (2) Kemampuan koneksi  dan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol dengan membandingkan thitung dan ttabel dengan nilai thitung = 2,726 > 2,00488 dan thitung = 3,570 > 2,00488; (3) Pencapaian indikator kemampuan koneksi dan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol karena kelas eksperimen sebagian besar peserta didik telah memenuhi indikator  dari dua kemampuan yang diukur. Sedangkan pada kelas kontrol hanya sebagian kecil yang memenuhi indikator dari dua kemampuan koneksi dan pemecahan masalah. Sehingga, tidak terdapat perbedaan hasil kualitatif dan kuantitatif yang artinya hasil kualitatif mendukung data kuantitatif.

 

Kata kunci: Kemampuan Koneksi, Kemampuan Pemecahan Masalah, Model Pembelajaran KADIR                         (Koneksi, Aplikasi, Diskursus, Improvisasi, Refleksi), Persegi Panjang dan Persegi.


Full Text:

PDF

References


Abidin, Zainal., Mohammad, Zulkifley., Ghani, Sazelli Abdul. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Portofolio (PMBP) pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol 2 (1): 79-102. www.riset.unisma.ac.id

Creswell, J. W. 2010. Research design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogjakarta: PT Pustaka Pelajar.

Hendriana, Heris, Rohaeti, E.E., Sumarmo, U. 2017. Hard Skills Dan Soft Skills Matematika Siswa.Bandung: Pt Refika Aditama.

Kadir. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran KADIR Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis (Higher Order Thinking). Prosiding Pendidikan Guru Dalam Membangun Pradaban Bangsa. FITK Press.

Kadir, Fatma, Moria., Oktavianti, R.H. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran KADIR Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 115 3rd International Conferences on Education in Muslim Society (ICEMS 2017).

Lestari, Karunia Eka dan Yudhanegara, Mokhammad Ridwan. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. Karawang: PT Refika Aditama.

Lorensia, M. 2017. Analisis Kemampuan Memecahkan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa SD di Kabupaten Manggarai NTT. Manggarai. Jurnal Taman Cendikiawan VOL. 01 No. 01.

NCTM. 2000. Principles and Standrads for School Mathematics. Reston, VA: NCTM

Ni'mah, A. F., Setiawani, S., Oktavianingtyas, E. 2017. Analisis Kemampuan Koneksi Matematika Siswa Kelas IX A Mts Negeri 1 Jember Subpokok Bahasan Kubus Dan Balok. Universitas Jember (Unej). Jurnal Edukasi 2017, Iv(1): 30-33.

Siagian, Muhammad Daut.2016. Kemampuan Koneksi Matematik dalam Pembelajaran Matematika. Prodi Pendidikan Matematika FKIP UISU. MES (Journal of Mathematics Education and Science) ISSN: 2528-4363.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.