Konflik Batin Tokoh Utama akibat Kehilangan Tanpa Kepastia: Kajian Psikoanalisis Freud pada Cerpen Setahun Karya Raditya Dika

Adnan Abdul Kholik

Abstract


Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik batin yang dialami tokoh utama, Momo, dalam cerpen Setahun karya Raditya Dika akibat kehilangan kekasihnya, Nadia, yang hilang saat mendaki gunung dan tidak pernah ditemukan. Kehilangan yang tidak memperoleh kepastian tersebut menempatkan Momo dalam pergulatan psikologis antara mempertahankan harapan dan menerima kenyataan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk konflik batin tokoh utama berdasarkan struktur kepribadian id, ego, dan superego dalam teori psikoanalisis Sigmund Freud, serta mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi munculnya konflik tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teoretis psikologi sastra. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, narasi, tindakan tokoh, dan simbol yang menunjukkan konflik batin Momo dikumpulkan melalui teknik baca-catat terhadap teks cerpen sebagai sumber data primer, dengan buku dan artikel ilmiah sebagai data sekunder. Data dianalisis melalui reduksi, kodifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan teori Freud; keabsahan data dijaga melalui ketekunan pembacaan, triangulasi teori, dan diskusi dengan pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin Momo terbentuk dari ketegangan antara id (dorongan mempertahankan Nadia melalui penantian dan kenangan), ego (usaha menyesuaikan diri dengan kenyataan melalui perawatan kucing bernama Awan), dan superego (rasa bersalah karena merasa gagal menjaga Nadia). Konflik tersebut dipicu dan diperkuat oleh tujuh faktor naratif hilangnya Nadia, ketidakpastian nasibnya, rasa bersalah, kenangan, lingkungan sosial yang kurang memahami, kehadiran Awan, dan nasihat ibu Nadia yang berkembang melalui empat tahap, dari guncangan kehilangan hingga penerimaan awal. Temuan ini memperkuat relevansi psikoanalisis Freud dalam membaca karya sastra populer dan menunjukkan bahwa kehilangan tanpa kepastian menghasilkan pola konflik batin yang khas, berbeda dari pola konflik pada kehilangan yang sudah pasti.

 

Kata kunci: konflik batin; psikologi sastra; psikoanalisis Freud; kehilangan tanpa kepastian; cerpen Setahun


Full Text:

PDF

References


Al-Ma'ruf, A. I., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian sastra. Surakarta: CV. Djiwa Amarta.

Ambarini, R. (2008). Konflik batin Dolour Darcy: Pendekatan psikoanalisis Freud terhadap tokoh utama novel Poor Man's Orange karya Ruth Park (Disertasi doktor, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro).

Dika, R. (2024, 2 Juni). Setahun (Cerpen). Raditya Dika Blog.

Endraswara, S. (2011). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. Yogyakarta: CAPS.

Fatwikiningsih, N. (2020). Teori psikologi kepribadian manusia. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Islami, S. N., & Shofah, N. A. (2024). Konflik batin tokoh utama dalam cerpen Seikat Kembang Egois: Kajian psikoanalisis Freudian. KONASINDO: Konferensi Nasional Mahasiswa Sastra Indonesia, 1, 285–298.

Isnaeny, N. (2025). Dampak perceraian orang tua terhadap penerimaan diri remaja di Desa Sukaresmi Kabupaten Bogor (Disertasi doktor, Uinssc).

Julianti, T., & Laksmiwati, H. (2022). Pengalaman kedukaan pasca kehilangan anggota keluarga akibat Covid-19. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(8), 74–86.

Kübler-Ross, E., & Kessler, D. (2005). On grief and grieving: Finding the meaning of grief through the five stages of loss. New York: Scribner.

Lestari, F. A., & Sugiarti, S. (2023). Konflik batin pada tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye: Analisis psikologi sastra. Sintesis, 17(2), 142–155.

Minderop, A. (2010). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Nurgiyantoro, B. (2012). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Sinatrya, M., & Gharizah, M. (2022). Analisis konflik batin: Tinjauan psikologi dalam antologi cerpen Malam Terakhir karya Leila S. Chudori dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.