REPRESENTASI IDEOLOGI POLITIK ORDE BARU DALAM NOVEL NOTASI KARYA MORRA QUATRO

Anni Amaliyatul Ilmi, Moh. Badrih, Khoirul Muttaqin

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi ideologi politik Orde Baru dalam novel Notasi karya Morra Quatro menggunakan teori representasi Stuart Hall dan konsep hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Data penelitian berupa narasi, dialog tokoh, karakteristik tokoh, tindakan tokoh, logika peristiwa, dan latar sosial-politik yang diperoleh melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan simpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi politik Orde Baru direpresentasikan melalui empat bentuk utama, yaitu stabilitas nasional, pembangunanisme, depolitisasi, dan militerisme. Keempat bentuk tersebut dikonstruksi melalui unsur-unsur naratif yang merepresentasikan relasi kuasa antara negara dan masyarakat. Novel Notasi menampilkan negara sebagai otoritas yang melegitimasi kontrol sosial dan pembatasan kebebasan berpendapat, sekaligus menghadirkan resistensi melalui tokoh mahasiswa dan kelompok kritis sebagai bentuk penolakan terhadap ideologi dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa novel Notasi tidak hanya merepresentasikan praktik ideologi politik Orde Baru, tetapi juga mengungkap mekanisme hegemoni serta pertarungan makna antara dominasi negara dan resistensi masyarakat.

Kata kunci: representasi, ideologi politik Orde Baru, hegemoni, novel Notasi, unsur naratif.

Full Text:

PDF

References


Akhyar. (2025). Representasi ketidakadilan sosial dalam novel Laut Bercerita melalui pendekatan sosiologi sastra.

Eagleton, T. (2006). Literary theory: An introduction (2nd ed.).

Gramsci, A. (1971). Selections from the prison notebooks (Q. Hoare & G. N. Smith, Eds. & Trans.)

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices.

Julianno. (2024). Relasi kuasa Orde Baru dalam cerpen Mei Hwa perspektif Michel Foucault.

Latifah, & Putra. (2020). Hegemoni kekuasaan dalam novel Balada Supri perspektif Antonio Gramsci.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & SaldaƱa, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.)

Morra Quatro. (2013). Notasi (Cetakan ke-2). GagasMedia.

Rizkia, & Nurfaidah. (2022). Representasi kesenian lokal sebagai instrumen politik dalam novel Entrok.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.