PENERAPAN MODEL WINDOW SHOPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 8 MALANG
Abstract
kreativitas dan pemikiran kritis, namun sering kali peserta didik mengalami kesulitan dalam
merangkai ide, menyusun struktur, dan menggunakan gaya bahasa sindiran yang tepat. Kendala
tersebut ditemukan pada peserta didik kelas X-8 SMA Negeri 8 Malang akibat pembelajaran
yang masih didominasi oleh metode konvensional. Untuk mengatasi permasalahan ini,
diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Window Shopping berbantuan media kertas
plano dan instrumen "Lembar Panduan Belanja". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
efektivitas penerapan model Window Shopping dalam meningkatkan keterampilan menulis
teks anekdot peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 30 peserta didik sebagai subjek.
Teknik pengumpulan data meliputi tes unjuk kerja menulis, observasi aktivitas, dan
dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian
menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan; nilai rata-rata kelas pada tahap
pratindakan hanya sebesar 68,00 (ketuntasan 16,67%), kemudian naik menjadi 72,00
(ketuntasan 40,00%) pada Siklus I, dan melonjak tajam mencapai 83,50 (ketuntasan 86,67%)
pada Siklus II. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan kolaboratif melalui aktivitas
tinjauan karya antar-kelompok secara efektif mampu memecah kebuntuan ide, menstimulasi
nalar kritis, dan meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot secara optimal.
Full Text:
PDFReferences
Syafruddin, Wahyuni, S., Ananda, R., & Rachmaningsih, D. M. (2025). Students' perceptions
of the Indonesian language course and their correlation with the need for culturally
responsive digital learning materials. Sawerigading, 31(1), 276–286.
https://doi.org/10.26499/sawer.v31i1.1564
Tri Prastawati, T., & Mulyono, R. (2023). Peran manajemen pembelajaran dalam
meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penggunaan alat peraga sederhana.
Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(1), 378–392.
Ubabuddin. (2019). Hakikat belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. IAIS Sambas, 1(1), 18–
Wahyuni, S., Siswiyanti, F., Murniatie, I. U., Laksano, P. T., Wahyuni, L., & Sari, I. N.
(2025). The role of critical thinking in the preparation of high-level Indonesian
questions by pre-service teachers. Aksara, 37(2), 525–534.
https://doi.org/10.29255/aksara.v37i2.4888.525-534
Wahyuni, S., Zuhairi, A., & Syafruddin. (2025). From local to classroom: Adapting
environment-based Osing cultural practices for culturally responsive literary learning.
Prosiding Konferensi Internasional Kesusasteraan, 79–92.
Wardani, E. D., Rustono, & Nuryatin, A. (2017). Analisis teks anekdot bermuatan karakter dan
kearifan lokal sebagai pengayaan bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Jurnal
Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(2), 68–77.
Wijayanti, R., Kusuma, W., & Yuliana, E. (2023). Mereduksi writing anxiety melalui inovasi
pembelajaran kolaboratif di kelas bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan
Pembelajaran Bahasa, 9(4), 310–325
Refbacks
- There are currently no refbacks.