REFLEKSI RASISME SERTA PENJARAHAN DALAM FILM PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI KARYA JOKO ANWAR: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

Ahmad Muzammil, Akhmad Tabrani, Khoirul Muttaqin

Abstract


Abstrak: Film sebagai salah satu bentuk karya sastra audiovisual tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai dokumen sosial yang merekam dinamika masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk refleksi rasisme dan fenomena penjarahan yang direpresentasikan dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar, serta menjelaskan keterkaitannya dengan realitas sosial masyarakat Indonesia, khususnya memori kolektif tragedi 1998. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian sosiologi sastra berbasis teori refleksi Alan Swingewood. Sumber data adalah film Pengepungan di Bukit Duri dengan unit analisis berupa dialog dan adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Refleksi rasisme muncul dalam bentuk stereotip verbal, diskriminasi struktural di institusi pendidikan, dan rasisme kultural yang menempatkan etnis tertentu sebagai liyan ; (2) Fenomena penjarahan digambarkan bukan sekadar kriminalitas, melainkan manifestasi krisis sosial dan ketimpangan ekonomi akibat kegagalan negara memberikan perlindungan; (3) Film ini berfungsi sebagai cermin sosial yang merefleksikan rapuhnya integrasi bangsa sekaligus menjadi kritik sosial terhadap ketidakadilan yang masih mengakar. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pemanfaatan film sebagai media pendidikan karakter untuk menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap isu toleransi dan keadilan sosial.

Kata Kunci: Rasisme, Penjarahan, Sosiologi Sastra, Teori Refleksi


Full Text:

PDF

References


DAFTAR RUJUKAN

Agasta, O., & Hidayat, O. (2023). Stereotip Dan Rasisme Pada Ras Kulit Hitam (Analisis Framing Dalam Film The Hate U Give).

Akhmad Tabrani. (2020). Menyoal Sastra dan Nonsastra Dalam Khazanah Sastra Indonesia. https://www.researchgate.net/publication/349195040

Hikam, A. (2024). Representasi Ideologi Feminisme Pada Film Sri Asih Karya Joko Anwar.

Isnaini, H. (2021). Upacara Sati dan Opresi Terhadap Perempuan Pada Puisi “SITA” Karya Sapardi Djoko Damono: Kajian Sastra Feminis.

Kartika, R., & Purwanda, E. (2024). Inovasi Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus) di SDN Rancaekek 02. NUSRA : Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 5(4), 1535–1541. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i4.3205

Mongale, C. O. (2022). Social Discontent or Criminality? Navigating the Nexus Between Urban Riots and Criminal Activities in Gauteng and KwaZulu-Natal Provinces, South Africa (2021). Frontiers in Sustainable Cities, 4. https://doi.org/10.3389/frsc.2022.865255

Nadifah, U., Tabrani, A., & Siswiyanti, F. (2022). Analisis Relevansi Pendidikan Nilai Moral Dalam Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja.

Putri, S., & Sulpajri, S. (2022). Analisis Semiotika Dalam Pesan Moral Film The East. MEDIOVA: Journal of Islamic Media Studies, 2(2), 123–150. https://doi.org/10.32923/medio.v2i2.2683

Salim, L., & Ramdhon, A. (2020). Dinamika Konflik Kerusuhan Mei 1998 di Kota Surakarta Melalui Perspektif Korban. In Journal of Development and Social Change (Vol. 3, Number 1).

Tinambunan, E. R. L. (2023). Analisis Platonian atas Fenomena Regresi Demokrasi di Indonesia. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 87–106. https://doi.org/10.14710/politika.14.1.2023.87-106

Winata, K., & Arifin, Y. Y. (2023). Nilai Moral Tokoh Utama Dalam Film Mulan Karya Niki Caro (Kajian Sosiologi Sastra). Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya720


Refbacks

  • There are currently no refbacks.