Penggunaan Kekerasan Bahasa Dalam Pertengkaran Di Cuitan Media Sosial X Studi Kasus Penggunaan Istilah Kasar Dalam Bahasa Indonesia
Abstract
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kekerasan bahasa dalam pertengkaran daring di media sosial X, dengan fokus pada akun @Malangraya_info. Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform utama bagi masyarakat untuk berinteraksi, berbagi informasi, dan berdiskusi mengenai berbagai isu, baik sosial, politik, maupun budaya. Namun, keterbukaan dan kemudahan akses ini juga berpotensi meningkatkan munculnya kekerasan bahasa, yang sering kali terlihat dalam bentuk pertengkaran atau debat yang emosional. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi kolom komentar dan wawancara dengan sepuluh pengguna aktif yang terlibat dalam interaksi di akun tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekerasan bahasa muncul dalam tiga bentuk utama: umpatan langsung, sindiran tajam, dan hinaan yang menyasar identitas sosial individu. Pertengkaran biasanya dimulai dengan komentar emosional yang bersifat menyerang, kemudian berkembang menjadi saling balas yang melibatkan sindiran, dan akhirnya berujung pada serangan personal yang lebih menyakitkan. Akhirnya, kesadaran akan dampak dari kekerasan bahasa di media sosial menjadi kunci untuk menciptakan ruang interaksi yang lebih positif dan konstruktif di era digital ini. Dengan memahami dinamika kekerasan bahasa, masyarakat dapat berkontribusi pada upaya menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih santun dan etis.
Kata kunci: kekerasan bahasa, media sosial, pertengkaran daring, literasi digital, etika komunikasi.
Full Text:
PDFReferences
Abdussamad, H. Z. 2021. Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Armita, D. (2022). Bahasa Kasar (Abussive Language) Dan Dampaknya Bagi
Perkembangan Perilaku Anak Di Desa Pelem (Doctoral dissertation, Iain
ponorogo).
Amalia, T., Sumardi, L., Alqadri, B., & Haslan, M. (2023). Dampak Tayangan
Kekerasan di Media Sosial Terhadap Perilaku Bullying (Studi Kasus Pada
Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Wanasaba). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Dasar, 8(3), 124-136.
Azhar, I. (2023). Analisis Cyberbullying Pada Media Sosial Instagram (Studi
Kasus Pada Akun Instagram Zara Adisty@ AdhistyZara). Jurnal Ilmiah
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 8(4).
Budiarti, D. (2022). Variasi Penggunaan Strategi Kesantunan sebagai Penanda
Subordinasi Mahasiswa dalam Interaksi Lisan Tertulis. Diglosia: Jurnal
Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(4), 859-872.
Bala, A. (2022). Kajian tentang hakikat, tindak tutur, konteks, dan muka dalam
pragmatik. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia,
(1),36-45.
Damayanti, E. (2021). Ragam Bahasa Sarkasme Pada Percakapan Remaja Di
Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Innovative: Journal
Of Social Science Research, 1(1), 27-34.
Firmansyah, M., & Masrun, M. 2021. Esensi perbedaan metode kualitatif dan
kuantitatif. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156-159.
Fai. (2022). Kekerasan Verbal dan Non-Verbal Adalah. Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara. Diakses pada 15 Januari 2025, dari
https://umsu.ac.id/kekerasan-verbal-non-adalah/
Fasha, S. S., & Tesniyadi, D. (2024). Analisis Wacana Kritis Pada Artikel Tempo.
co Yang Berjudul" Dana BOS Untuk Program Makan Siang Gratis”.
Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 15077-15089.
Gunawan, I. 2022. Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. Bumi Aksara. PT
Bumi Aksara.
https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=AqSAEAAAQBAJ&oi
Haeri, Z. (2021). Kesantunan berbahasa pada media jejaring sosial (whatsapp)
studi kasus grup (whatsapp) bahasa Indonesia di kampus UTM Mataram.
Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan, 6(2), 87-96.
Hamzah, N. B., Rahim, R., & Iskandar, I. (2022). Kerasan Verbal Pada Media
Sosial Facebook Ditinjau Dari Perspektif Penyimpangan Kesantunan
Berbahasa. Jurnal Konsepsi, 11(1), 119-131.
Hambali, I. M., & Indreswari, H. (2023). Perilaku Pekerasan Verbal Melalui
Media Sosial Pada Remaja. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan
Islam, 4(4), 927-936.
Ikhsan, Y. (2022). Pembingkaian Citra Polisi pada Tagar# PercumaLaporPolisi
(Analisis Wacana Kritis Metode Norman Fairclough). Professional: Jurnal
Komunikasi Dan Administrasi Publik, 9(2), 217-224.
Nasarudin, N., Susanti, S., Akmal, A., Razak, N. K., Annisa, A., Herman, H., ... &
Ndjoeroemana, Y. (2023). Pragmatik: konsep teori dan praktek. CV. Gita
Lentera.
Nova, I. F., & Winarti, D. (2024). Ungkapan marah dalam komunitas marah
marah di media sosial X (kajian sosio-pragmatik). Diglosia: Jurnal Kajian
Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(4), 749-760.
Nur’Aini, A. P., Devi, N. A., Putri, S. E. M., Ramadhani, N. S., & Arum, D. P.
(2024). Etika Berbahasa Generasi Z di Platform'X'. Alinea: Jurnal Bahasa,
Sastra dan Pengajaran, 4(3), 358-368.
Nurlaili, K., & Hermandra, H. (2024). Cuitan Twitter Arie Kriting Satir dalam
Kasus Bully dengan Kajian Semantik. Innovative: Journal Of Social
Science Research, 4(2), 1382-1389.
Oktaviani, V., & Pratiwi, A. (2022). RAGAM BAHASA SLANG DALAM MEDIA
SOSIAL TWITTER. Pelitra, 5(2), 1-12.
Rizki, M. F., & Fadholi, A. M. R. (2022). Penggunaan bahasa Indonesia di media
sosial Instagram. Jurnal Pendidikan Dan Sastra Inggris, 2(3), 22-27.
Santosa, R. D. W., Bijaksana, M. A., & Romadhony, A. (2021). Implementasi
algoritma long short-term memory (lstm) untuk mendeteksi penggunaan
kalimat abusive pada teks bahasa indonesia. eProceedings of Engineering,
(1).
Supa’at, Y. T., Retnowaty, R., & Ratnawati, I. I. (2021). Strategi Ketidaksantunan
Berbahasa pada Kolom Komentar Media Sosial Instagram Akun Detikcom:
Studi Kasus Reynhard Sinaga. Kompetensi, 14(1), 19-32.
Sutanto, D., & Assidik, G. K. (2022). Bentuk-Bentuk Disfemisme pada Akun
Instagram@ kpipusat dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Bahasa
Indonesia di SMA. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa
Indonesia, Daerah, dan Asing, 5(2), 239-251.
Setiawan, F., Prasetya, A. D. A., & Putra, R. S. (2022). Analisis wacana kritis
model Teun Van Dijk pada pemberitaan kasus pencabulan santri oleh anak
Kiai Jombang dalam media online. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa,
Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 224-237.
Susanto, D, Risnita dan Jailani, M.S.2023. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data
Dalam Penelitian Ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora,
(1), pp.53. https://repository.ung.ac.id/karyailmiah/show/8793/buku-
metode%09penelitian-kualitati.html
Saniro, R. K. K., Faridah, S. Y., Yustian, S. D., Azzahra, M., Oktavia, F. L., &
Sary, F. N. (2024). ANALISIS PENGGUNAAN DIKSI DALAM KONTEKS
UJARAN KEBENCIAN PADA KOMENTAR DI MEDIA SOSIAL
INSTAGRAM PADA AKUN@ ARIE_RIEYANTHIE. Argopuro: Jurnal
Multidisiplin Ilmu Bahasa, 4(6), 51-60.
Somantri, W. R., & Nurhadi, J. (2024). Postingan Cyberbullying Ruhut Sitompul
Terhadap Bacapres Anies Baswedan: Analisis Wacana Kritis. Lingua
Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(1), 95-109.
Sulung, U., & Muspawi, M. 2024. MEMAHAMI SUMBER DATA PENELITIAN:
PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER. EDU RESEARCH, 5(3), 110-116.
Suriadi, S., & Baharman, B. (2024). Nilai Eksperensial dalam Kosakata Ujaran
Kebencian di Twitter: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Jurnal
Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(4), 4541-4558.
Ulfatun, U. (2021). Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Netizen di
Media Sosial Instagram. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra,
(2), 411-423.
Vani, M. A., & Sabardila, A. (2020). Ketidaksantunan berbahasa generasi
milenial dalam media sosial Twitter. Pena Literasi, 3(2), 90-101.
Yassi, A. H. (2021). Ancangan Model Kerangka Teori Kesantunan Yang Efektif
Mengkaji Budaya Bahasa-bahasa Heritage di Asia. latihan, 1(1), 11-21.
Refbacks
- There are currently no refbacks.