PENGEMBANGAN SUPLEMEN CERITA LEGENDA PEMBELAJARAN BIPA PADA PEMBELAJAR MADYA DI SEKOLAH THAILAND

Tantry Oktafiani Wahyu Wulandari, Dyah Werdiningsih, Frida Siswiyanti

Abstract


Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) madya, khususnya di luar negeri seperti Thailand, masih menghadapi tantangan signifikan terkait keterbatasan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Bahan ajar yang tersedia umumnya menitikberatkan pada aspek linguistik tanpa memberikan ruang cukup bagi pemahaman budaya Indonesia secara komprehensif. Tujuan penelitian meliputi. Mendeskripsikan analisis kebutuhan cerita legenda, mendeskripsikan proses pengembangan suplemen cerita, serta mendeskripsikan kelayakan cerita legenda sebagai media pembelajaran BIPA pada pembelajar madya di sekolah Thailand. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Plomp melalui lima tahapan: investigasi awal, desain, konstruksi, uji coba dan revisi, serta implementasi. Subjek penelitian terdiri dari pengajar BIPA dan 16 pembelajar Madya di Darul Muhmin School Thailand.  Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa buku suplemen cerita legenda dinilai valid oleh ahli materi, bahasa, dan desain, serta memperoleh respons positif dari guru dan siswa dengan persentase keterbacaan 71,71% dan ketertarikan 74,37%. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan media pembelajaran BIPA yang lebih kontekstual dan berbasis budaya. Selain meningkatkan motivasi dan keterampilan berbahasa pemelajar, produk ini juga berperan sebagai sarana pelestarian budaya melalui integrasi legenda nusantara dalam pembelajaran.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.