IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI MAKNA KONOTASI DAN DENOTASI DALAM KARYA FIKSI DI KELAS VIII MTS ATTARAQQIE KOTA MALANG

Andini Nadia Kamal, Hasan Busri, Prayitno Tri Laksono

Abstract


Abstrak: Pembelajaran bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka bertujuan untukmengembangkan berpikir kritis, berfilsafat, dan komunikasi, dimulai sejak usia dini hingga perguruan tinggi. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dianggap sangat penting dalam membentuk pemahaman siswa. Dalam konteks ini, pembelajaran berdiferensiasi menyesuaikan metode mengajar dengan kebutuhan individu siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif sesuai karakteristik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui representasi verbal, seperti perilaku, persepsi, dan motivasi subjek. Fokus utama penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada materi makna konotasi dan denotasi dalam karya fiksi di kelas VIII MTs Attaraqqie Kota Malang. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi objek penelitian serta mengklarifikasi fenomena atau realitas yang terjadi dalam konteks tertentu. Berbagai metode ilmiah digunakan untuk memperoleh data yang bersifat holistik dan mendalam guna membangun pemahaman yang lebih baik terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membuat perencanaan pembelajaran dengan melihat kemampuan, minat, dan cara belajar siswa. Guru kemudian membagi siswa dalam kelompok sesuai kebutuhan mereka. Dalam pembelajaran, guru memakai berbagai cara agar siswa lebih mudah memahami materi. Cara ini membuat siswa lebih paham, lebih semangat belajar, dan hasil belajarnya lebih baik. Pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa juga membuat mereka lebih percaya diri. Penelitian ini berdampak penting bagi guru dan sekolah. guru perlu tahu cara mengenali kemampuan dan minat siswa. Sekolah perlu membantu guru dengan pelatihan dan fasilitas. Pembelajaran berdiferensiasi membuat siswa lebih percaya diri dan paham materi. Penelitian ini bisa jadi contoh untuk penelitian berikutnya.Kata Kunci : Implementasi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Makna Konotasi Denotasi

Full Text:

PDF

References


Arib, M. F., Rahayu, M. S., Sidorj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Experimental Research Dalam Penelitian Pendidikan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 5497–5511. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/8468

Astuti, Verra, W. (2021). Guru Berbagi Kemendikbud. Kemendikbud. https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/pembelajaran%0Aberdiferensiasi-dan-penerapannya-di-kelas/

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jakarta: Balai Pustaka.

Elviya, D. D., & Sukartiningsih, W. (2023). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Di Sdn Lakarsantri I/472 Surabaya. Jpgsd, 11(08), 1780–1793. https://ejournal.unesa.ac.id/Index.Php/Jurnal-Penelitian-Pgsd/Article/View/54127

Herwina. (2021). Metode Pembelajaran yang Efektif. Jakarta: Kencana. Keputusan

Herwina, W. (2021). Optimalisasi Kebutuhan Murid Dan Hasil Belajar Dengan Pembelajaran Berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175–182. https://doi.org/10.21009/pip.352.10

Manzis, I., Hariandi, A., & Sholeh, M. (2024). Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Di Sekolah Dasar. 5(4)..

Marlina, M. (2019). Panduan pelaksanaan model pembelajaran berdiferensiasi di sekolah inklusif.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56

Tahun 2022. (2022). Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Moleong, L. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2021). Kurikulum 2013: Konsep, Implementasi, dan Evaluasi. Remaja Rosdakarya.

Munsi. (2020). Pengajaran Bahasa Indonesia. Aleph, 87(1,2), 149–200. https://repositorio.ufsc.br/xmlui/bitstream/handle/123456789/167638/341506.pdf?sequence=1&isAllowed=y%0Ahttps://repositorio.ufsm.br/bitstream/handle/1/8314/LOEBLEIN%2C LUCINEIA CARLA.pdf?sequence=1&isAllowed=y%0Ahttps://antigo.mdr.gov.br/saneamento/proees

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 103 Tahun 2014. (2014). Tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022. (2022). Tentang Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022. (2022). Tentang Penilaian Dalam Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia

Prayitno TP (2020). Pengembangan Desain Pembelajaran Bipa Darmasiswa Pada Pembelajar Tingkat Mahir Rendah Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Volume 26, Nomor 2, Oktober 2020 106

Purnama. (2022). Palangka Raya. Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Merdeka Belajar Murid. [Online].

Rahmawati, C. D., Hasan Busri, & Moh. Badrih. (2024). Makna Denotasi dan Konotasi Meme dalam Media Sosial Twitter: Kajian Semiotika Roland Barthes. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(2), 1244–1256. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i2.3479

Sudjana. (2022). Penilaian Hasil Belajar. Rajawali Press

Sugiyono, M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

.Sukmadinata, N. S. (2021). Pengembangan Kompetensi pada Pendidikan Umum. Inovasi Kurikulum, 1(1), 10–15. https://doi.org/10.17509/jik.v1i1.35605

Suwandi. (2022). Strategi Pembelajaran yang Efektif. Kencana.

Tim Pengembang Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Attaraqqie Kota Malang. (2024). Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) MTs Attaraqqie 2024/2025.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. (2003). Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Lembaran Negara Republik Indonesia.

Warsiyah, S. P. (2021). Strategi Kelompok Kerja Guru (KKG) Untuk Memitigasi Learning Loss Melalui Pembelajaran Terdiferensiasi. Neo-Jer: North Borneo Journal of Educational Research, 2(1), 1–9.

Widiastuti, Y., Rani, A., & Wahyuni, S. (2023). Implementasi Dan Asesmen Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Anekdot Untuk Siswa Sma. Semantik, 12(1), 61–74. https://doi.org/10.22460/semantik.v12i1.p61-74

yoel octobe purba. (2021). Teknik Uji Instrumen Penelitian Pendidikan. Widini Bhakti Persada Bandung, 01(02), 3–26.

Yusuf, A. D. (2017). Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pres


Refbacks

  • There are currently no refbacks.