PENGEMBANBGAN E-MODULE INTERAKTIF BERBANTUAN VIDEO ANIMASI PADA MATERI BANGUN RUANG KELAS VII SMP

Fitriana Kusuma Ningrum

Abstract


Abstrak: Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan e-module interaktif berbantuan video animasi untuk siswa SMP. Pada penelitian pengembangan ini peneliti menggunakan model pengembangan model 4-D, ada empat tahap penelitian dan pengembangan yang disingkat dengan 4-D yaitu, Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Model pengembangan 4-D dipilih karena model ini tersusun secara sistematis, praktis, serta mudah untuk digunakan.Hasil dari pengembangan model pembelajaran matematika ini divalidasi oleh tiga validator              yang terdiri dari 3 dosen pendidikan matematika Universitas Islam Malang, dan dua guru mata pelajaran matematika SMP Raden Patah.

Berdasarkan pada hasil validasi oleh ahli desain dan perancang pembelajaran matematika, diperoleh persentase validitas hasil pengembangan e-module interaktif berbantuan video animasi sebesar 87,5%. Sedangkan hasil validasi oleh ahli materi diperoleh persentase validitas 82,5% dan 92,5% diperoleh dari data validasi oleh praktisi. Dari ketiga validasi ini disimpulkan bahwa hasil pengembangan e-module interaktif berbantuan video animasi valid dan layak digunakan dengan sedikit revisi. Di samping itu, kepraktisan dan keefektifan e-module interaktif berbantuan video animasi juga dinilai melalui penilaian observasi guru dan  siswa dalam uji coba lapangan. Dari observasi ini diperoleh rata-rata persentase skor hasil observasi aktivitas guru sebesar 89,2% dan rata-rata persentase skor hasil observasi aktivitas siswa sebesar 81,4% sehingga diperoleh kesimpulan bahwa e-module interaktif berbantuan video animasi ini sangat praktis dan efektif untuk diterapkan.

Kata kunci: pengembangan, e-module interaktif, video animasi, bangun ruang.


Full Text:

PDF

References


Astiati. (2020). Analisis Kemampuan penalaran Matematis Peserta Didik MTs dalam Meneyelesaikan Soal-Soal Geometri. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6-12.

Larkin, K., & Calder, N. (2016). MATHEMATICS EDUCATION AND MOBILE TECHNOLOGIES. Mathematics Education Research Journal, 1-7.

Lestari, & Cahyaningrum. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. DPNPM: Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 317-326.

Maryam, Masykur, R., & Andriani, S. (2019). PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS OPEN ENDED PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VALIABLE KELAS VIII. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol. 10, No. 1, 1-12.

Munawwarah, Surahmat, & Fathani, A. H. (2019). Kemampuan Penalaran dan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Model Pembelajaran (AIR) Menggunakan Media Mind Mapping Pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII SMP Shalahuddin Malang. Jurnal Pendidikan Indonesia, 91-99.

Nadjamuddin, A. H. (2022). Kemampuan Literasi Numerasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Jurnal Basicedu, 987-996.

Nuralam, & Maulidayani. (2020). Capaian Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dengan Model AIR. Numeracy Journal, 35-48.

Putri, Sulianto, & Azizah. (2019). Analisis Kemampuan Penalaran Ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. TSCJ: Thinking Skill and Creativity Journal, 93-102.

Sipatuhar, M. L. (2019). Efektivitas penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan. Jurnal MathEdu: Mathematic Education Journal, 31-41.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.