Analisis Kemampuan Pemahaman Fungsi Peserta Didik Kelas X MA KH. Hasy’ari melalui Learning Cycle 5E
Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada materi fungsi dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E di kelas X MA KH. Hasyim Asy’ari. Model Learning Cycle 5E terdiri dari lima tahap pembelajaran, yaitu engagement, explore, explain, elaborate, dan evaluate, yang dirancang untuk membangun pemahaman konseptual secara bertahap dan mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek dengan tingkat pemahaman tinggi menunjukkan pemahaman konsep fungsi yang mendalam. Pada fase Explanation dan Elaborate model 5E, peserta didik dapat menyambungkan ide eksplorasi dengan teori secara logis, serta menyelesaikan soal dengan minim kesalahan (2) Subjek dengan tingkat pemahaman sedang mampu memahami beberapa aspek indikator kemampuan pemahaman konsep, namun belum menguasai semua indikator kemampuan pemahaman konsep, namun belum menguasai semua indikator. Fase Exploration membantu mereka mengenali pola, tetapi pada Explanation dan Elaboration mereka masih membutuhkan bimbingan guru untuk menyusun jawaban yang lengkap dan tepat. Ini biasa terjadi ketika menggunakan model siklus pembelajaran 5E: peserta didik bermotivasi dan aktif, tetapi masih mengandalkan fasilitasi guru. (3) Subjek dengan tingkat pemahaman rendah hanya memahami konsep secara terbatas. Fase Engagement dan Exploration pun berlangsung kurang maksimal mereka enggan bertanya atau mengeksplorasi sendiri, dan sering membutuhkan arahan berulang. Saat memasuki Explanation dan Elaboration, meskipun telah diberikan contoh, masih kesulitan menerapkannya secara mandiri.
Kata kunci: Pemahaman konsep, fungsi, Learning Cycle 5E, pembelajaran matematikaReferences
Aleyda, V. (2019). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Pada Siswa. 1-7.
Astiati. (2020). Analisis Kemampuan penalaran Matematis Peserta Didik MTs dalam Meneyelesaikan Soal-Soal Geometri. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6-12.
Diana, P., Marethi, I., & Pamungkas, A. S. (2020). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa: Ditinjau Dari Kategori Kecemasan Matematik. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), Vol.4, No.1, 24-32.
Haryono, D. (2015). Filsafat Matematika (Suatu Tujuan Epistemologi dan Filosifis). Bandung: Alfabeta, CV.
Hernawati, L., & Pradipta, T. R. (2021). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Pada Penerapan E-Learning Berbasis Google Classroom. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 05, N0. 02, 1616-1625.
Kamin, V. A., Andinny, Y., & Ramadani, I. (2021). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Materi Fungsi Komposisi dan Invers Kelas X. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 189-200.
Khoirunnisa, A., & Soro, S. (2021). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis pada Materi SPLDV Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik. Junral Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 05, No. 03, 2398-2409.
Lestari, & Cahyaningrum. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. DPNPM: Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 317-326.
Munawwarah, Surahmat, & Fathani, A. H. (2019). Kemampuan Penalaran dan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Model Pembelajaran (AIR) Menggunakan Media Mind Mapping Pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII SMP Shalahuddin Malang. Jurnal Pendidikan Indonesia, 91-99.
Nadjamuddin, A. H. (2022). Kemampuan Literasi Numerasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Jurnal Basicedu, 987-996.
Nuralam, & Maulidayani. (2020). Capaian Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dengan Model AIR. Numeracy Journal, 35-48.
Pratiwi, V. E., & Tsurayya, A. (2023). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau Dari Kecerdasan Logis Matematis Pada Materi Fungsi Komposisi. Jurnal Tadris Matematika, 94-102.
Putri, Sulianto, & Azizah. (2019). Analisis Kemampuan Penalaran Ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. TSCJ: Thinking Skill and Creativity Journal, 93-102.
Rahmawati, N. D., & Roesdiana, L. (2022). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMA PAda Materi Turunan Fungsi Aljabar. JES-MAT Vol. 8 No 1, 17-32.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kuantitatif: Quantitative Reserch Approach. Sleman: Deepublish Publisher.
Sipatuhar, M. L. (2019). Efektivitas penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan. Jurnal MathEdu: Mathematic Education Journal, 31-41.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumartini, S. (2017). Peningkatan Sikap dan Hasil Belajar Geografi materi "Dinamika Hidrosfer" Melaalui Penerapan Metode LC5E Dalam Pendekatan Saintifik Pada Siswa Kelas X IPS-1 Semester 2 SMA Negeri 7 Surakarta. Jurnal Pendidikan Konvergensi, 135-141.
Refbacks
- There are currently no refbacks.