PERJUANGAN PARA TOKOH PEREMPUAN DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN PADA FILM OUR MOTHERS’ LAND (KAJIAN EKOFEMINISME)
Abstract
Abstrak: Penelitian ini menganalisis film dokumenter Our Mothers’ Land dengan pendekatan ekofeminisme untuk menggambarkan perjuangan
perempuan dalam melestarikan lingkungan. Film ini menyoroti perlawanan perempuan adat terhadap eksploitasi alam oleh negara dan korporasi, melalui kisah Yu Sukinah, Mama Aleta Baun, Eva Bande, dan Farwiza Farhan. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, pencatatan, dan dokumentasi. Setiap tokoh dianalisis berdasarkan narasi, tindakan, serta konteks sosial dan ekologis yang mereka hadapi. Yu Sukinah menolak pembangunan pabrik semen di Kendeng dengan aksi damai. Mama Aleta Baun melawan tambang marmer melalui kekuatan budaya menenun.
Eva Bande mengorganisir petani melawan korporasi sawit, meski harus menghadapi kriminalisasi. Farwiza Farhan melindungi hutan Leuser melalui pendekatan hukum, riset, dan kerja sama media. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan berkaitan erat dengan penindasan terhadap perempuan. Melalui lensa ekofeminisme baik sosial, spiritual, maupun alam terungkap bahwa perjuangan mereka bukan sekadar isu ekologis, tetapi bagian dari perlawanan terhadap sistem penindasan. Penelitian ini diharapkan memperkaya kajian sastra dan ekologi serta menginspirasi gerakan perempuan dan pelestarian lingkungan berbasis budaya.
Kata Kunci: Tokoh Perempuan, Our Mothers’ Land, Ekofeminisme.
References
Tong, R. (2017). Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction (4th ed.). Boulder, CO: Westview Press.
Widowati, N., & Hasanah, L. (2023). Patriarki dan perlawanan perempuan dalam
konflik lingkungan: Perspektif ekofeminisme sosial. Jurnal Kajian Gender dan
Lingkungan, 5(1). https://journal.femeco.id/article/view/12645
Setiawati, D., & Rahman, M. (2023). Doa sebagai bentuk perlawanan dalam
ekofeminisme spiritual. Jurnal Spiritualitas dan Lingkungan, 3(1). https://journal.femeco.id/article/view/13015
Utami, S., & Rahmawati, L. (2024). Peran perempuan sebagai penjaga bumi dalam
ekofeminisme spiritual. Jurnal Studi Lingkungan dan Gender, 6(1). https://journal.femeco.id/article/view/13125
Arni, N., & Nur, A. (2020). Resistensi Perempuan terhadap Kuasa di Balik Kasus
Perampasan Ruang Hidup: Studi Ekofeminisme. Najwa: Jurnal Muslimah dan
Studi Gender, 1(2), 45-60. Retrieved from
https://jurnal.staiddimakassar.ac.id/index.php/njmsg/article/view/71
Marhaeni, T. (2022). Peran Perempuan dalam Merebut Ruang Hidup: Studi
Ekofeminisme di Banjar Selasih. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 3(2), 76–82.
https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jisi/article/download/29674/pdf
Lestari, N. D. (2021). Ekofeminisme dan Peran Perempuan dalam Pengelolaan
Lingkungan Hidup Berkelanjutan di Desa Rimbang.
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/komunitas/article/view/40570
Sari. (2022). Ekofeminisme dan Perlawanan Perempuan terhadap Perkebunan Sawit di
Kalimantan Barat. JISP, 26(1).
Refbacks
- There are currently no refbacks.