NILAI KARAKTER MANDIRI DAN GOTONG ROYONG DALAM LAKON WAYANG PADEPOKAN SOKALIMA OLEH DALANG KI PURBO ASMORO

Rezza styo anggoro, Swi Wahyuni, Swi Wahyuni, Ari Ambarwati, Ari Ambarwati

Abstract


Abstrak Penelitian ini menggunaka pendekatan kualitatif deskriptif, tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap sebagian dari berbagai macam nilai pendidikan karakter yang ada dalam pagelaran  wayang kulit dalam hal ini adalah nilai karakter mandiri dan gotong-royong. Dalam Lakon wayang Padhepokan Soalima terdapat kisah keluarga Pandhawa dan keluarga Kurawa yang mana keduanya adalah keturuna satu dinasti yang sama, namun ketika keduanya sedang menempuh pendidikan sebagai syarat sahnya gelar ksatriya yang mereka sandang, sangat terlihat jelas perbedaan antara keduanya, Pandhawa memiliki sifat yang jujur, disiplin dan cerdas sehingga mampu menyerap ilmu yang di terimanya dengan baik, berbanding terbalik dengan Kurawa yang hanya mementingkan kesenangan diri dan mengandalkan harta serta kekuasaan yang dimilikinya, pada akhirnya ada kesenjangan ilmu pengathuan diantara keduanya.

Kata Kunci :Nilai Karakter, Mandiri, Gotong-royong, lakon wayang


Full Text:

PDF

References


Ambarwati,Ari. 2017 “Penguatan Karakter Gemar Membaca Melalui Cerpen Humor Untuk Anak Sekolah Dasar” https://www.researchgate.net/profile/Ari_Ambarwati/publication/318381515. 10 Januari 2024

Aizid, Rezim, “Atlas Tokoh-TokohWayang“, Yogyakarta: Diva Press.

Amir, Hazmin. 1994. Nilai-Nilai Etis Dalam Wayang. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Azidid, Rizem.2013. Atlas. pintar dunia wayang.Yogyakarta:Diva Press.

Daryanto. 2013. Inovasi Pembelajaran Efektif. Bandung: Penerbit Yrama

Widya. Erzad, A. M. (2018). Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Sejak Dini Di Lingkungan Keluarga. Thuful: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(2), 414-431.

Depdikbud. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Ernawati, Y., & Rahmawati, F. P. (2022). Analisis Profil Pelajar Pancasila Elemen Bernalar Kritis dalam Modul Belajar Siswa Literasi dan Numerasi Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4)

FIP-UPI, Tim Pengembang Ilmu Pendidikan . 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan: Bandung: Imperial Bakti Utama.

Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 12(3), 236–243.

Haricahyono, Cheppy. 1995. Dimensi-Dimensi Pendidikan Moral. Semarang: IKIP Semarang Press.

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Bangsa. Edumaspul - Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224–1238. Iriawan, S. B., & Saefudin, A. (2021). Buku Saku Utama Aktivitas Mahasiswa Program Kampus Mengajar 2021. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan 2021, 37.

Irma, C. N., Nisa, K., & Sururiyah, S. K. (2019). Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini di TK Masyithoh 1 Purworejo. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 214-224.

Kemdikbudristek. (2022). Keputusan Kemdikbudristek Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka.

Kemendikbud. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Mertosedono, Amir. 1994. Sejarah Wayang Asal-Usul, Jenis dan Cirinya Edisi Ke Empat.

Naim, Ngainun. 2009. Menuju Guru Inspiratif, Memberdayakan dan Mengubah Jalan HidupSiswa. Yogyakarta: PustakaPelajar.

Nursalam, N., & Suardi, S. (2022b). Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila Berbasis Integratif Moral di Sekolah Dasar. In CV. AA. RIZKY. Banteng: CV. AA. RIZKY. Retrieved from https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-casea7e576e1b6bf

Pamungkas, S. K., Isawati, I., & Yunianto, T. Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Gotong Royong Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal CANDI, 18(2), 82-96.

Qadafi, M. (2019). Kolaborasi Guru Dan Orang Tua Dalam Mengembangkan Aspek Moral Agama Anak Usia Dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 1–19.

Rae, Leslie. 2005. Using Activities In Training And Development (Terj). Jakarta: PT BuanaIlmuPopuler.

Rae, Leslie. 2005. Using Activities In Training And Development (Terj). Jakarta: PT Buana Ilmu Populer.

Rantauwati, H. S. (2020). Kolaborasi Orang Tua Dan Guru Melalui Kubungortu Dalam Pembentukan Karakter Siswa SD. Jurnal Ilmiah WUNY, 2(1).

S. Wahyuni, J. Junaidi, dan M. Mustangin, “Integrasi Budaya Gotong Royong Indonesia dalam Mengkaji Sikap Sosial Siswa,” dalam Workshop 2 Bahasa, Sastra dan Masyarakat untuk Pendidikan, Maret 2019.

Semarang: Dahara Prize.

Sugiyono, 2008. Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabet.

Yumnah, S. (2016). Kecerdasan Anak Dalam Pengenalan Potensi Diri. Jurnal Studi Islam, 2016, 4. http://ejournal.kopertasi4/or.id/tapalkuda/index.php/pwahana/article/download/2701/198

Artikel oleh Rezza Bagas Styo anggoro ini telah di periksa dan di setujui oleh.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.