Representasi Kecemasan dalam Mini Album Montase Karya Temarram
Abstract
Abstrak: Musik merupakan salah satu media yang efektif untuk meluapkan emosi. Seseorang dapat mengekspresikan berbagai macam perasaan, senang, sedih, marah, kecewa, dan sebagainya. Tidak hanya penikmat atau pemain musik saja yang bisa meluapkan emosi lewat musik. Para pencipta lagu juga sering menuangkan berbagai perasaan dalam lirik dan melodi yang diciptakan. Kecemasan adalah perasaan subyektif mengenai ketegangan mental atau emosional yang dialami seseorang.Karya sastra merupakan ekspresi individu yang mewujudkan ide, konsep, dan pengalaman pribadi ke dalam bentuk yang nyata, mencerminkan kreativitas penciptanya. Karya sastra juga merupakan medium yang melahirkan berbagai imajinasi, mampu memberikan pengaruh yang dalam terhadap kondisi psikologis pengarang dan pembacanya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk deskripsi data berupa aspek-aspek kecemasan dan faktor penyebab kecemasan yang terdapat pada mini album Montase karya Temarram. Teknik penelitian yang digunakan adalah analisis lirik lagu yang terdapat pada mini album Montase dan studi pustaka untuk mencari dan mengumpulkan literatur yang mendukung penelitian mengenai representasi kecemasan yang terdapat pada musik dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.Hasil penelitian yang diperoleh yakni terdapat lima bentuk representasi kecemasan utama, yaitu kegelisahan, ketakutan kehilangan kendali, perasaan bersalah, menarik diri dari interaksi sosial, dan mati rasa. Melalui lirik-lirik yang terdapat pada mini album ini terdapat beberapa faktor penyebab dari kecemasan, yaitu situasi lingkungan yang tidak nyaman perubahan besar dalam hidup, tekanan pekerjaan yang berat, serta pengalaman trauma yang mengganggu. Representasi kecemasan yang terdapat dalam mini album Montase karya Temarram dapat diimplikasikan dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di tingkat SMA kelas X semester 2 khususnya pada KD 3.17 dan 4.17 yang berfokus pada pembelajaran puisi atau syair.
Kata Kunci: Musik, Kecemasan pada Sastra, Pembelajaran Bahasa dan Sastra
Full Text:
PDFReferences
Abrorry, L., & Firmansyah, D. A. (2023). Peran Mendengarkan Musik sebagai Self Healing dalam Penurunan Stres pada Penyintas Covid-19 di Surabaya . Psycho Aksara Jurnal Psikologi.
Adinti, A. (2023). Social Withdrawal dan Dampaknya Bagi Remaja. Seminar Antarbangsa "“Penguatan Karakter Menuju Konselor Multibudaya Dijiwai Nilai-Nilai Religius".
Alipya, R., & Nurfauziyah, D. I. (2022). Pesan-pesan Motivasi dalam Lirik Lagu “DIRI” Karya Tulus: Analisis Semiotika. Journal of Social Humanities and Education, 19-25.
Ambarwati, A., & Wahyuni, R. (2023). Pertentangan Psikologis Tokoh Ping dalam Novel Rapijali 1 Mencari Karya Dee Lestari: Kajian Carl Rogers. Salingka: Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 20 (1), 19-31.
Anggadewi, B. E. (2020). Dampak Psikologis Trauma Masa Kanak-kanak. Solution : Jurnal of Counseling and Personal Development , 1-7.
Annisa, D. F., & Ifdil. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 94-95.
Arliani, N., & Adiyanto, W. (2023). Representasi Kecemasan Dalam Lirik Lagu “Rehat” Kunto Aji (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research.
Asyifa, N., & Putri, V. S. (2018). Kajian Ekologi Sastra (Ekokritik) dalam Antologi Puisi Merupa Tanah di Ujung Timur Jawa. Universitas Jember: Eksplorasi Bahasa dan Sastra Jawa Timuran, 195-206.
Azzahra, A., Faarisah, S., & Nurjanah, N. (2023). Analisis Metafora dalam Lirik Lagu Satu Tuju dan Kau RumahkuKarya Raissa AnggianiAnalysis of Metaphors in The Lyric of The Song Satu Tuju and Kau Rumahkuby Raissa Anggiani. Journal of Language Education, Linguistics, and Culture, 159.
Bahari, N. (2014). Kritik Seni. Pustaka Pelajar, 45.
Bassano, M. (2015). Terapi Musik dan Warna. Araska, 24.
Burla, F., Dussi, S., Gucht, J. v., Koenderink, G., & Tauber, J. (2018). Stress Management in Composite Biopolymer Networks. Physical Chemistry and Soft Matter, Wageningen University & Research.
Busri, H., Badrih, M., & Rahmawati, C. D. (2024). Makna Denotasi dan Konotasi Meme dalam Media Sosial Twitter: Kajian Semiotika Roland Barthes. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 10 (2).
Dirgayunita, A. (2016). Depresi: Ciri, Penyebab dan Penanganannya. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 1 (1), 1-14.
Fadila, A. Z. (2018). Kecemasan Orang Tua Menghadapi Hospitalisasi Anak.
Faradina, Z., & Mubarok, A. S. (2022). Hubungan Antara Pola Pikir Negatif dengan Kecemasan dalamMembinaHubungan Lawan Jenis Pada Dewasa Awal. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.