PENYIMPANGAN SOSIAL MASYARAKAT ERA PANDEMI DALAM FILM POSITIF (COVID) OLEH JEIHAN ANGGA DAN HANUNG BRAMANTYO
Abstract
Abstrak: Film merupakan salah satu karya yang dapat dijadikan sebagai media hiburan serta memuat nilai-nilai kehidupan didalamnya. Film juga dapat dihasilkan dari sebuah kejadian nyata ataupun daya khayal si pembuatnya, seperti pada era pandemi covid, saat itu terdapat banyak sekali penyimpangan terkait dengan protokol kesehatan seperti kurangnya kesadaran untuk menjaga jarak, banyak pula yang beranggapan bahwa penggunaan masker merupakan hal remeh, dari kejadian covid tersebut banyak pula yang terinspirasi untuk menjadikannya sebagai karya salah satunya film postif oleh Jeihan Angga dan Hanung Bramantyo.
 Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penyimpangan sosial apa yang terjadi pada saat era covid melanda berdasarkan film tersebut.Objek yang diteliti adalah film positif oleh Jeihan Angga dan Hanung Bramantyo. Durasi film ini sekitar 38:30 menit yang tayang di youtube chanel The Bramantyo pada 1 Januari 2021. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif yakni metode yang melibatkan penelitian secara langsung untuk mengamati objek yang diteliti. Setelah data terkumpul dari hasil pengamatan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data yang digunakan yakni pengelompokan jenis penyimpangan, pengkodean, penginterpretasian dan penyimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyimpangan sosial yang terjadi saat masa pandemi sangat beragam. Beberapa penyimpangan tersebut dapat digolongkan pada jenis penyimpangan primer seperti tidak segera membersihkan diri saat setelah keluar rumah, serta penyimpangan sekunder tidak menjaga jarak saat diluar rumah serta tidak menggunakan masker.
Â
Kata kunci: Penyimpangan sosial, Pandemi, dan Film.
References
Faruk. 2016. Pengantar Sosiologi Sastra dari Strukturalisme Genetik sampai Post-Modernisme. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Endaswara, S. 2011. Metode Penelitian Psikologi Sastra; Teori, Langkah dan Penerapannya.Yogyakarta: Media Pressindo.
Ratna, Nyoman Kutha. 2013. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wellek, Rene. dkk (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.
Devi, Wika Soviana. (2019). Teori Sastra. Jakarta. CV Al Chalief.
Kurniawan, Heru. 2013. Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra.Yogyakarta: Graga Ilmu.
Arikunto, Suharsimi.2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bungin, Burhan. (2015). Kontruksi Sosial Media Massa. Jakarta : Prenamedia Group.
Jahuri, Heri. 2010. Cara Memahami Nilai Religius dalam Karya Sastra dengan Pendekatan Reader’s Respons. Bandung: Arfindo Raya.
Emzir dan Saifur Rohman. 2017. Teori dan Pengajaran Sastra. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.
Hidayat, Ryan. 2019. Analisis Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman Shirazy. Jurnal. Universitas Ahmad Dahlan Bahastra. 39(1): 39 — 48.
Muhammad.2011. Metode Penelitian Bahasa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Setiadi, Elly M.&Kolip, Usman.2013.Pengantar Sosiologi Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial : Teori, Aplikasi dan Pemecahannya. Jakarta: Prenadamedia.
Prof.Dr.Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: ALFABETA,cv.
Jakob Sumardjo, “Memahami Sosiologi Korona,†Kompas, Rabu 17 Juni 2020
Mahsyar, R., Tabrani, A., & Ambarwati, A. (2021). Ekologi Budaya dalam Sastra Bahari Iko-Iko Masyarakat Bajo di Kepulauan Sapeken. NOSI, 9(2).
Purnamasari, D. W. (2022). HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL “PULANG PERGI†KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran, 17(10).
Heppiyani, I., Supriyono, S., & Hufad, A. (2021). Representasi Fenomena Kontrol Sosial Gosip dalam Film Pendek “Tilikâ€(Kajian Sosiologi Sastra). Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 71-77.
Refbacks
- There are currently no refbacks.