ALIH WAHANA NOVEL KE FILM SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS: TINJAUAN ALUR, TOKOH, DAN LATAR CERITA
Abstract
Abstrak: Alih wahana merupakan pengubahan karya sastra ke bentuk karya sastra lain. Salah satu bentuk alih wahana yaitu pengubahan karya sastra tulis menjadi karya sastra visual. Dalam proses pengalihwahanaan ini terdapat tiga kategori pengubahan yaitu penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Alih wahana juga dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk pengapresiasian karya sastra. Salah satu bentuk alih wahana yang terjadi adalah novel dengan judul Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan yang mengalami proses pelayarputihan menajdi film dengan judul yang sama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan pada tiga unsur yaitu alur, tokoh dan latar dalam novel dan film. Pendekatan pada penelitian ini bersifat analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan jika terdapat beberapa perubahan yang ada pada unsur alur, tokoh, dan latar cerita dalam tiga kategori penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Secara garis besar, penciutan alur dikarenakan untuk mempersingkat durasi film, penciutan tokoh terpengaruhi karena dihilangkannya alur, begitu pula dengan penciutan latar. Untuk penambahan alur ditujukan untuk melengkapi cerita dalam film agar saling berkesinambungan, penambahan tokoh dilakukan untuk mendukung jalannya cerita, dan penambahan latar juga agar apa yang diceritakan dapat divisualisasikan dengan baik. Perubahan bervariasi alur ditujukan untuk memudahkan proses pembuatan film dan khususnya pada novel ini pengubahan dilakukan untuk memodifikasi adegan vulgar agar dapat diterima dan juga ditayangkan secara publik, perubahan bervariasi tokoh ditujukan untuk penyesuaian dengan aktor yang memerankannya, dan perubahan bervariasi latar dilakukan dengan memilih bagaimana latar itu tetap mendukung jalannya cerita namun mudah untuk dilakukan ketika proses produksi.
Kata Kunci: alih wahana, novel, film
Full Text:
PDFReferences
Ambarwati, Ari dkk. 2022. The Audience’s Perception of Bumi Manusia Film by Hanung Bramantyo: The Adaptation of Bumi Manusia Novel into Film. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 11, Nomor 2.
Asri, Rahman. 2020. Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)â€. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, Volume 1, Nomor 2.
Damono, Sapardi Djoko. 2018. Alih Wahana. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Eneste, Pamusuk. 1991. Novel dan Film. Flores: Nusa Indah.
Hakim, Lukman. 2019. Representasi Poligami Dalam Film Dokumenter Heaven and Hell. Skripsi. Bandung: Universitas Pasundan.
Kurniawan, Eka. 2014. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Tabrani, Akhmad. 2018. Menyoal Sastra Dan Nonsastra Dalam Khazanah Sastra Indonesia. Prosiding Seminar Internasional: The First Internasional Conference On Teacher Training and Education 2018, Malang: 25-26 April 2018. Hal. 27-35.
Refbacks
- There are currently no refbacks.