FETISISME SAMURAI DALAM NOVEL TOKAIDO INN KARYA DOROTHY DAN THOMAS HOBLER

in'ami muhammad fadlly

Abstract


Abstrak: Karya sastra adalah hasil ciptaan manusia yang mencerminkan keindahan dan gambaran kehidupan, baik dari pengalaman langsung pengarang maupun imajinasinya. Sebagai dokumen sosial budaya, karya sastra mencerminkan kehidupan nyata yang diperkaya dengan imajinasi pengarang. Novel Tokaido Inn karya Dorothy dan Thomas Hoobler tidak hanya menyajikan cerita menarik tetapi juga menggambarkan kehidupan sosial masyarakat Jepang pada masa Edo, termasuk kendali Keshogunan Tokugawa, kelas sosial samurai, dan peran geisha. Penelitian ini menggunakan teori Fetisisme Karl Marx untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai sosial budaya dalam novel tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, yang menekankan pada penggambaran data melalui kata-kata. Elemen fetisisme dalam novel ini, terutama yang terkait dengan budaya samurai, digambarkan melalui deskripsi fisik dan situasi dramatis tokoh-tokohnya. Samurai dalam novel ini ditampilkan dengan keanggunan, keperkasaan, dan nilai-nilai kehormatan yang kuat, serta atribut seperti pedang (katana) yang mencerminkan ketajaman dan kekuatan. Nilainilai bushido seperti keberanian, kesetiaan, dan keteladanan sangat menonjol, mempengaruhi tindakan dan pilihan hidup para tokoh. Penelitian ini memberikan wawasan tentang fetisisme samurai dan nilai-nilai bushido dalam konteks sosial budaya Jepang pada abad ke-18, seperti yang digambarkan dalam "Tokaido Inn."

Kata Kunci : Fetisisme, Samurai, Tokaido Inn


Full Text:

PDF

References


Ambarwati, Ari. "Mistifikasi Mitos Psikologis Perempuan Dalam Cerita Kecil-Kecil Punya

Karya (KKPK) Karya Penulis Perempuan Anak." (2020).

Aji Setyanto, (2020) The Root of Samurai Culture and its Core Values for Educational

Management Purposes

A. Rahman, Metode Penelitian Ilmu Sosial. Bandung: Cv Widina Media Utama, 2022

Anggito A, Setiawan J. Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher); 2018

Sep 14.

Dorothy dan Thomas Hoobler. 2008. Tokaido Inn, Mimpi Samurai, Pencurian Rubi, dan

Siasat Kabuki. Terjemahan oleh Hari Ambari. Jakarta: Dastan Books.

Endraswara, S. (2013). Metodologi penelitian sastra. Media Pressindo.

Febrianty, Fenny. "Representasi samurai sebagai kelas atas dalam stratifikasi sosial

masyarakat jepang di zaman edo dalam novel Tokaido Inn karya dorothy dan thomas

hoobler." Majalah Ilmiah UNIKOM (2016).

Hidayati, Titiek Nur. (2014). Pengaruh Zen Buddhisme Bagi Kaum Samurai dalam lib.

Haviland, W. A (1988) Keris. Jakarta: Djambatan.

Iswanto, R. (2022). Fetisisme Samurai pada Desain Budaya Populer Mecha. Jurnal Desain

Komunikasi Visual Nirmana.

Jean Baudrillard (1981) ‚Fetishism and Ideology‛, For a Critique of the Political economy of

the Sign. Telos press

Latifaha, A., & Sugiarti, B. (2020). Masalah sosial dan kesenjangan dalam karya sastra.

Jurnal Sastra dan Masyarakat, 15(2).

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, W. (2016). Kajian sosiologi sastra novel Dua Ibu karya Arswendo Atmowiloto:

Suatu tinjauan sastra. Jurnal Metamorfosa.

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University

Press

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori Pengkajian Fiksi: UGM Press.

Perdana, Rifqi. 2018. “Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Seven Samurai Karya Akira

Kurosawa Kajian Sosiologi Sastra Jepangâ€.

Pramono, WS (2017). Kajian Semiotika Gundam RX-78-2 Sebagai Hero Dalam Anime

Mobile Suit Gundam (1979-1980 (Disertasi Doktoral, Institut Seni Indonesia

Yogyakarta).

Pujileksono, S. (2015). Pengantar Antropologi: Memahami Realitas Sosial Budaya. Malang.

Rahman, A. (2023). Fetisisme pada badik oleh masyarakat di desa duampanuae kabupaten

sinjai. Jurnal Cakrawala Ilmiah.

Ratna, D. F. (2015). Konsep Etika dalam Bushido.

Ratna Dewi Fathimah, NIM. 10510015 (2015) KONSEP ETIKA DALAM

BUSHIDO. Skripsi , UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Suliyati, (2016 )Titiek. Bushido pada masyarakat Jepang : Masa Lalu dan Masa Kini

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Setyanto, A., Wiyono, B. B., Burhanuddin, B., & Mustiningsih, M. (2020). The Root of

Samurai Culture and its Core Values for Educational Management

Purposes. Sociolinguistics, culture, education management.

Soedjarwo. (2004). Pengantar Teori Sastra. Pustaka Ilmu.

Sugihastuti. (2009). Pengantar Teori Sastra. Pustaka Pelajar.

Saddhono, K., Waluyo, H. J., & Raharjo, Y. M. (2017). Kajian Sosiologi Sastra Dan

Pendidikan Karakter Dalam Novel Nun Pada Sebuah Cermin Karya Afifah Afra Serta

Relevansinya Dengan Materi Ajar Di SMA. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1).

Tabrani, A. 2018. Menyoal Sastra dan Non Sastra dalam Khazanah Sastra Indonesia.

Warsiman. Membumikan Pembelajaran Sastra yang Humanis. Malang: Universitas

Brawijaya Press.2016.

Walidin, W. Saifullah, & Tabrani.(2015). Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Deepublish.

W.K Ikhwan (2018) Analisis poskolonial dalam puisi “Kesaksian Akhir Abad†karya WS

Rendra. Prakerta (Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra dan Pengajaran Bahasa Indonesia).

Y. F. Andriana, “Kajian Fetisisme Pada Keris Jawa,†J. Rupa, vol. 1, no. 1, 2016


Refbacks

  • There are currently no refbacks.