REPRESENTASI SIMBOL BUDAYA JAWA DALAM NOVEL TANAH BANGSAWAN KARYA FILIANANUR
Abstract
realitas sosial budaya di masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori pendekatan
semiotika Charles Sanders Pierce dengan analisis ikon, indeks, simbol bentuk dan makna
dalam fokus pembahasan budaya Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
budaya Jawa melalui representasi keyakinan, sikap masyarakat, dan sistem budaya Jawa.
Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil
penelitian temuan data sejumlah 26 korpus data yang sesuai berdasarkan fokus penelitian
yang mendeskripsikan hasil fokus pembahasan meliputi tiga yaitu, (1) deskripsi simbol
keyakinan masyarakat yang mencerminkan budaya Jawa melalui indikator sebagai
berikut: (a) percaya terhadap Tuhan terdapat 3 data, (b) percaya terhadap roh halus melalui
bentuk ungkapan dan peristiwa terdapat 3 data, (c) percaya terhadap keberadaan benda-
benda magis terdapat 3 data. (2) deskripsi simbol sikap masyarakat yang mencerminkan
budaya Jawa melalui indikator sebagai berikut (a) sikap menghormati terhadap orang tua
terdapat 3 data, (b) sikap perilaku mematuhi aturan terdapat 2 data, (c) sikap tanggung
jawab terhadap perintah terdapat 3 data, (d) sikap gotong royong terhadap sesama terdapat
2 data, (e) sikap kerja sama terhadap sesama terdapat 2 data (3) deskripsi simbol sistem
budaya masyarakat Jawa yaitu (a) sistem budaya bahasa Jawa bahasa krama terdapat 2
data (b) sistem budaya Jawa bahasa kromo 1 data, (c) sistem budaya Jawa aksara Jawa
terdapat 1 data, (d) sistem aturan berpakaian adat Jawa terdapat 2 data. Dapat disimpulkan
penelitian digunakan referensi bagi seluruh pihak yaitu bagi tenaga pendidik guru sebagai
bahan pengembangan teks ajar serta referensi bagi peneliti selanjutnya denganberpedoman
metode dan teori yang dapat dikembangkan serta bagi siswa dapat digunakansebagai media
bahan belajar.
Kata Kunci: simbol, representasi, budaya Jawa
Full Text:
PDFReferences
Agustianto. 2011. Makna Simbol dalam Kebudayaan Manusia. Jurnal Ilmu Budaya.
Alex Sobur. 2016. Semiotika Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya
Bendung Layung Kuning, Sangkan Paraning
Dumadi.2013: Orang Jawa & Rahasia Kematian, Yogyakarta: Narasi
Effendi, Adi Teruna, dkk.2019. Jejak Islam di Nusantara. Bogor: PT Penerbit IPB Press
Fatchul Mu’in. 2014. Pendidikan Karakter konstruksi teoritik dan Paraktik, Jogjakarta, Ar-
Ruzz Media.
Filiananur. 2022. Tanah Bangsawan, Jakarta: Media Kita.
Geertz, Cliford. 2014. Agama Jawa: Abangan, Santri, Priyayi dalam Kebudayaan Jawa.
Depok: Komunitas Bambu.
Hernandi, A. 2006a. Keragaman Budaya Spiritual sebagai Pemersatu Bangsa. Gelar Budaya
Spiritual. Denpasar, Bali: Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME Dirjen Nilai Budaya,
Seni dan Film.
Morissan.2013 Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa, Jakarta: Kencana Prenada Media
Group
Nawiroh Vera.2015. Semiotika Dalam Riset Komunikasi, Bogor: Ghalia Indonesia.
Pitarto, Estu.2018. Mengenal Aksara Jawa dengan Metode Ambar. Semarang: Komunitas
Wedangjae.
Putri Fitria.2014 Kamus Sejarah dan Budaya Indonesia, Bandung: Penerbit Nuansa
Cendekia.
Syamsul Kurniawan. 2016 Pendidikan Karakter (konsepsi & Implementasi secara Terpadu di
Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat, Yogyakarta: Ar-
Ruzz Media.
Sri narwanti.2014 Pendidikan Karakter, Jogjakarta, Familia Pustaka Kaluarga.
Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka.2019 Unggah-Ungguh Bahasa Jawa, Yogyakarta: Buana
Grafika.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit Alfabeta,
Bandung.
Thomas Lickona. 2012. Mendidik Untuk Membentuk Karakter, Bagaimana Sekolah dapat
Memberikan Pendidikan tentang Sikap Hormat dan Bertanggung Jawab, terjemahan
Uyu Wahyudin dan Suryani, Jakarta: Bumi Aksara.
Wahyana Giri MC.2010 Sajen dan Ritual Orang Jawa, Yogyakarta: Narasi
Refbacks
- There are currently no refbacks.