Patologi Sosial Tokoh Utama Pada Novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini

elysia kurnia damayanti

Abstract


Abstract : Karya sastra juga merupakan sebuah ekspresi manusia dalam bentuk pengalaman, pikiran, ide, antusiasme, dan kepercayaan diri dalam bentuk gambaran konkret yang dapat membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan (1) penyebab terjadinya aspek sosial yang terjadi pada nilai patologi sosial tokoh utama dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini, (2) dampak patologi sosial yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif ini berbentuk analisis kata-kata, gambar, dan bukan berbentuk angka dengan metode dan teknik dalam proses pengumpulan data berupa tahapan simak, dengar dan catat. Prosedur pengumpulan data dari penelitian ini yaitu (1) Tahap persiapan, (2) Tahap pelaksanaan, (3) Tahap Analisa, (4) Tahap penyelesaian.. Hasil penelitian ini mendeskripsikan mengenai bagaimana mengenai penyebab terjadinya aspek sosial yang terjadi pada nilai patologisosial dan dampak patologi sosial yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Dua Garis Biru. Berdasarkan data yang ditemukan dalam novel tersebut, dapat diketahui ada tiga bentuk nilai patologi sosial yang dialami oleh tokoh utama yaitu (1) patologi sosial dalam keluarga, (2) patologi sosial dalam lingkungan, (3) patologi sosial dalam pendidikan. Data yang kedua yang terdapat pada novel yakni mengenai dampak patologi sosial yang dialami oleh tokoh utama yang terbagi menjadi empat point, (1) kenakalan remaja, (2) pernikahan dini, (3) pengguguran janin, dan (4) emosi tidak stabil. Data ini sesuai dengan batasan fokus penelitian yang ditentukan.

Kata Kunci : Dampak Patologi, Patologi Sosial, Novel


Full Text:

PDF

References


Abrams, M.H.1971. Glosarry of Literary Terms.New York Chicago San.Fransisco.Holt Rinehart and Winston Inc.

Aminuddin. 2014. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Arikunto, Suharsimi.2014. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Anastasia, H. 2001. Dampak Psikologis Perempuan Hamil Di Luar Nikah. Semarang : Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata.

Asmarawati, T. 2013. Hukum dan abortus. Yogyakarta: Deepublish

Burlian, P. 2016. Patologi Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Damono, Sapardi Djoko. 1984. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta:Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Daryanto, Kamus Indonesia Lengkap, Surabaya: Apollo

Desmita. 2012. Psikologi perkembangan. PT. Remaja Rosda Karya.

Departemen Pendidikan Nasional .2002, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, hlm. 837.

Endaswara. 2008. Metode Penelitian Psikologi Sastra: Teori, Langkah, dan Penerapannya. Yogyakarta: FBS Universits Negeri Yogyakarta.

Endraswara, Suwardi. 2013. Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori dan Aplikasi.

Emir. 2016. Inti Pengajaran Sastra Indonesia. Bandung: Yrama Widya

Gunarsa, Singgih. 2006. Bunga Rampai Psikologi Perkembangan; Dari anak sampai usia lanjut. Jakarta: Gunung Mulia.

Goleman, D. 2007. Social intelligence. Jakarta,ID: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Henry Guntur Tarigan. 1993. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Hassan Shadily. 1984, Sosiologi untuk Masyarakat Indonesia, Jakarta: PT Bina Aksara, hlm. 363.

Hariyanti, M. 2015. Kompasmania.com: Analisis data Kualitatif Miles dan

Handayani. S. 2011. Pengaruh Keluarga, Masyarakat Dan Pendidikan Terhadap Pencegahan Bahaya Narkoba Dikalangan Remaja. Abstrak Tesis Universitas Indonesia. Jakarta.

Hurlock, E. B. 1994. Psikologi perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta,ID: Erlangga. Terjemahan dari: Developmental psychology: A Life-span approach.

Ismawati, E. 2013. Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Istibsjaroh. 2012. Aborsi dan hak- hak reproduksi dalam Islam. Yogyakarta. PT LkiS Printing Cemerlang.

Jamaludin, A.N. 2016. Dasar-dasar patologi sosial. Bandung: CV Pustaka Setia.

Kartini Kartono. 1992, Patologi Sosial, Jakarta: Rajawali Press, hlm. 1.

Kartini Kartono, 1997. Patologi Sosial, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kartono, Kartini. 1999. Social Pathology . Jakarta: Raja grafindo Persada

Kartini Kartono. 2001, Patologi Sosial, Jilid 1,Jakarta: Raja Grafindo Persada, hal 56.

Kartono, Kartini. 2011. Patologi Sosial 3 : Gangguan-Gangguan Kejiwaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Kartono, Kartini. 2015. Patologi Sosial Jilid 1. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Kosasih, E. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Sastra. Bandung: Yrama Widya.

Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Murdianto. 2019. Patologi sosial: Konsep, teori dan aplikasi. Mataram: Elhikam Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 2002. Teori Pengkajian Fiksi, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Purwoko, Yudho. 2001. Memecahkan Masalah Remaja. Bandung: Nuansa.

St. Vebrianto. 1984. Patologi Sosial. Yogyakarta: Yayasan Pendidikan Pratama.

Sumitro, dkk. 2006. Pengantar ilmu pendidikan. Yogyakarta: UNY

Soekanto Soejono. 2009, Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Salmadanis. 2009, Patologi Sosial dalam Perspektif Dakwah Islam Studi Kasus di KODI DKI, tt, hlm. 17.

Sarwono, S.W. 2011. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&B. Bandung: Aflabeta

Wellek, R dan A. Warren. 1990.Teori kesusastraan.Jakarta: PT Gramedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.