EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR PADA MATERI TEKS DRAMA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM SABILURROSYAD MALANG
Abstract
Abstrak: Salah satu kiat yang dapat dilakukan seorang tenaga pendidik profesional dalam meningkatkan kualitas dan proses belajar siswa yaitu dengan menerapkan strategi belajar yang sesuai dengan kebetuhan siswa. Kesesuaian strategi belajar dan bahan ajar yang digunakan siswa mampu memberikan stimulus yang baik pada proses belajarnya. Kecenderungan bahan ajar dan strategi belajar yang diterapkan hanya sebagai serangkaian proses belajar bukan berdasarkan kebutuhan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks drama siswa kelas VIII SMP Islam Sabilurrosyad Malang sebelum diterapkan pembelajaran menulis teks drama dengan peggunaan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selanjutnya mendeskripsikan kemampuan menulis teks drama siswa kelas VIII SMP Islam Sabilurrosyad Malang sesudah pembelajaran menulis teks drama dengan peggunaan bahan ajar. Serta melihat dan mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis teks drama siswa kelas VIII SMP Islam Sabilurrosyad Malang sebelum dan sesudah diterapkan pembelajaran menulis teks drama dengan menggunakan bahan ajar.
Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas bahan ajar pada kemampuan menulis teks drama siswa kelas VIII SMP Islam Sabilurrosyad Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Exsperimental. Quasi Exsperimental design adalah jenis eksperimen yang dianggap sedang karena belum memenuhi salah satu dari tiga prinsip. Yang dimaksud tiga prinsip adalah replaksi, randominasi dan kontrol. Untuk mengetahui keberhasilan proses mengajar, dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen quasi dengan pola nonquivalent control group design. Desain ini hampir sama dengan pretest- posttest control group design, hanya dalam desain ini kelompok eksperimen atau kelompok kontrol tidak di pilih secara acak.
Nilai pretest terendah di kelas VIII B adalah 65,20 dan tertinggi 80,02. Adapun di kelas VIII C nilai pretest terendah adalah 65,40 dan tertinggi 78,08. Kelas sampel memberikan atmosfer pembelajaran yang menyenangkan ketika melihat film. Dapat dikatakan media pembelajaran yang diterapkan dapat membantu siswa untuk mengingat skemata yang dimiliki tentang materi drama. Peneliti terus memberikan stimulus yang dapat meningkatkan antusias siswa dalam menulis teks drama. Peneliti memulai dengan memberikan pengarahan, penjelasan, serta contoh nyata dalam mengimplementasikan kejadian sehari-hari yang dialami diubah menjadi cerita dengan unsur imajinasi. Berdasarkan data di atas nilai postest terendah di kelas VIII B adalah 72,30 dan tertinggi 82,20. Sedangkan di kelas VIII C nilai postest terendah adalah 70,05 dan tertinggi 83,35. Berdasarkan hasil tersebut terlihat hasil menulis teks drama siswa meningkat dari hasil sebelumnya.
Kata Kunci: efektivitas, bahan ajar, strategi afektif.
Full Text:
PDFReferences
Asyhar, Rayandra. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran.
Jakarta: Referensi Jakarta.
Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Karya.
Ahmad Rofi'uddin & Darmiyati Zuchdi. (2001). Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Indonesia di Kelas Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang.
Ade, Sanjaya. (2011). Model-model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Alifah, Fitriani Nur. 2019. Pengembangan Strategi Pembelajaran Afektif. Jurnal
Tadrib, Vol. V No. 1, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Aristanti, Widyaningsih. (2011). Hukum Pajak dan Perpajakan.Alfabeta:
Bandung.
Amri, Sofan. (2013). Pengembangan & Model Pembelajaran Dalam
Kurikulum 2013. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya.
Agus Suriamiharja, H. Akhlah Husen, & Nunuy Nurjanah. (1996). Petunjuk.
Praktis Menulis. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Direktorat.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi.
Jakarta: PT. Rineka Cipta
Busiri, Achmad. (2022) Strategi Belajar Afektif (Menurunkan Kecemasan,
Mendorong Diri Sendiri, dan Mengukur Suhu Emosi. Jurnal Muhadasah,
Vol. 4 NO. 2, Desember. Malang: Institut Agama Islam Sunan Kalijogo
Darmadi, Kaswan. (1996). Meningkatkan Kemampuan Menulis Panduan untuk
Mahasiswa dan Calon Mahasiswa. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.
Endraswara, Suwardi. (2011). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Caps.
Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Hasanudin. (1996). Drama Karya Dalam Dua Dimensi Kajian Teori, Sejarah
dan. Analis. Bandung: Angkasa.
Iskandarwassid dan Dadang Sunendar. (2016). Strategi Pembelajaran Bahasa.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Jauhari, H. (2013). Terampil Mengarang. Bandung: Nuansa Cendika.
Kadir, Fatimah. (2015). Strategi Pembelajaran Afektif untuk Investasi Pendidikan
Masa Depan. Jurnal Al-Ta’dib, Vol. 8 N0. 2, Juli-Desember. Kendari:
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN.
Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama
Widya.
Ika Lestari. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Dengan pengintegrasian
Kompetensi. Padang: Akademia Permata.
Mulyasa. (2002) Manajemen dengan pengintegrasian Sekolah, Konsep Strategi
dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Oxford, R. (1990). Language Learning Strategies: What Every Teacher Should
Know. New York: Newbury House Publishers.
Sanjaya, Wina. (2013). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses.
Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
PT Alfabet.
Suprihatiningrum, Jamil. (2016). Strategi Pembelajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz
Media.
Sitepu, B.P., (2014). Pengembangan Sumber Belajar. Jakarta : Rajawali Press
Sanjaya, Wina., (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar proses
pendidikan. Prenada media, Jakarta.
Tarigan, Henry G. (1986). Menulis Sebagai Suatu Keterapilan Berbahasa.
Bandung: Angkasa.
Wellek, Rene dan Austin Warren. (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Pustaka Utama.
Wirabumi, Ridwan. 2020. Metode Pembelajaran. Jurnal ACIET, Vol. 1 No. 1,
Bogor: Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun.
Waluyo, Herman J. (2002). Apresiasi Puisi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Refbacks
- There are currently no refbacks.