MAJAS DAN CITRAAN DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA

Haidar Nuril Fahmi

Abstract


Abstrak: Bahasa yang digunakan pada teks sastra berbeda dengan bahasa yang ada pada teks non sastra, hal ini disebabkan karena pada teks sastra, penggunaan bahasa digunakan dengan cermat. Bahasa yang digunakan pada teks sastra yang satu dengan yang lain berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh gaya yang digunakan oleh setiap pengarang. Tujuan menyampaikan gagasan membuat setiap orang mempunyai cara atau gaya yang berbeda dalam penggunaan bahasanya. Kajian yang berkaitan denga majas dan citraan perlu dilakukan karena, selain sebagai unsur penentu gaya seorang pengaran juga merupakan unsur pembangun sebuah novel. Sebuah novel tidak akan terlepas dari unsur pembangunya.

Penelitian ini dikatakan kualitaif karena pertama, pendekatan kualitatif dipilih karena data diambil dari latar alamiah, yang artinya penelitian dilakukan dengan tidak melakukan manipulasi dan kontrol yang ketat. Data penelitian berupa pemajasan dan citraan yang dikumpulkan secara kontinu dan intensif. Kemudian data tersebut dijelaskan dalam bentuk kata-kata yang kemudian dianalisis dengan apa adanya tanpa manipulasi, kemudian peneliti menguraikan secara rinci dan menarik kesimpulan.

Sumber data pada penelitian ini di dapat dari kutipan-kutipan yang diambil dari novel. Data penelitian ini berupa kutipan verbal yang diambil dari novel Orang-Orang Biasa. Prosedur pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi atau kajian kepustakaan (library research), dalam hal ini kajian terhadap teks novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata. Novel ini menjadi sumber data utama atau sumber primer dalam penelitian ini.

Penggunaan majas dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata antara lain penggunan majas simile, metafora, personifikasi, sinekdoki, pararelisme, anafora, asidenton, hiperbola, litotes, sarkasme dan pernyataan retoris. Ada 15 penggunaan majas simile, 8 majas metafora, 18 majas personifikasi, 2 majasn sinekdoki,2 majas pararelisme, 3 majas anafora, 3 majas asidenton, 7 majas hiperbola, 2 majas litotes, 5 majas sarkasme, dan 3 perntanyaan retoris.  Penggunaan citraan dalam Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata antara lain penggunaan citraan visual, citraan auditif, dan citraan kinestik. Ada 13 penggunaan citraan auditif, 12 citraan visual, dan 8 citraan kinestetik. Penggunaan majas dan citraan memilik maksud yang berbeda tiap pengguanaanya. Beberapa dimaksudkan untuk menambah unsur estetika pada novel. Beberapa lagi dimaksudkan untuk menambah kesan dramatis pada novel. Beberapa lagi untuk menegaskan atau menonjolkan pesan yang diinginkan oleh pengarang.

 

Kata Kunci: Majas, Citraan, Novel


Full Text:

PDF

References


Alfiatuzuhro, Rahajeng. 2020. Analisis Stilitika pada Ceramah-Ceramah Ustaz Abdul Somad. Skripsi. Malang. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Islam Malang

Arindatama, N, Subandiyah. 2022. Kajian Stilistika Majas dan Citraan Dalam Antalogi Puisi Selamat Menunaikan Ibadah Puisi Karya Joko Pinurbo. Jurnal Bapala Unesa. Vol 9. No 6.

Dewi, Wendi Widya Ratna.2009.Fonologi Bahasa Indonesia. Klaten:Intan Pariwara

Hidayat, Ariyo Dwi & Teguh Supriyanto. 2017. Paradoks dan Hiperbola dalam Kumpulan Cerita Koala Kumal Karya Raditya Dika. Seloka, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 6(1): 34-43.

Ismawati, E. (2013). Pengajaran Sastra . Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Kamiliyah, Zakiyah.2018. Unsur Estetis Gaya Bahasa Novel “Cantik itu Luka†Karya Eka Kurniawan.Skripsi. Malang:Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang

Keraf,Gorys.1989. KOMPOSISI. Semarang: Bina Putra

King,Larry.2007. How Talk to Anyone, Anytime, Anywhere†Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Kurniawan, Aprian.2017. Gaya Bahasa dalam Meme Indonesia : Kajian stilistika Sastra. Skripsi.Semarang : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang

Khisniyah, Sarah. 2016. Gaya Bahasa Dalam Novel Kembang Kantil Karya Senggono Skripsi. Semarang. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang

Marantika, Amanda Cindy. 2017. Kajian Stilistika Berunsur Budaya Dalam Lirik Lagu “Home Sweet Home†Karya Yuki Kosha. Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang

Marsono.2018.FONETIK. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Muhajirah, Nisrina dkk. 2021 Analisis Stilistika Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye Dan Relevansinya Dalam Materi Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 2014. STILISTIKA. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Ratna, Nyoman Kutha. 2008. Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra , dan Budaya. Yogjakarta: Pustaka Pelajar

Tarigan, Henry Guntur.1985. Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa

Sudjiman, P. (1993). Bunga Rampai Stilistika. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.

Sufanti, M. (2013). Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks: Belajar Dari Ohio Amerika

Serikat. Jurnal Pendidikan, 38.

Wicaksono, A. (2017). Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca.

Yuliawati, N, Waluyo, H, J, Mujiyanto, Y. 2012. “Analisis Stilistika dan Nilai Pendidikan Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazyâ€. BASASTRA Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya. 1(1): 189-206. ISSN: 12302-6405. https://core.ac.uk/

Zolkifli, N. H. (2011). Unsur Eufemisme Dalam Novel Papa dan Azfa Hanani. Jurnal

Bahasa, 85.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.