PENERAPAN BRAIN BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII-A SMPN 1 DAU

Intan Dwi Cahyani, Abdul Halim Fathani, Surya Sari Faradiba

Abstract


Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran brain based learning pada pembelajaran bangun ruang di kelas VIII-A SMPN 1 DAU. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa di kelas VIII-A SMPN 1 Dau tahun ajaran 2022/2023 yang seluruhnya berjumlah 32 siswa. Hasil tes siklus I memberikan persentase skor 60%, namun siklus II memberikan presentase skor 80%. Hasil ini menunjukkan peningkatan 20%. Pengamatan terhadap aktivitas guru pada Siklus I menunjukkan pada Siklus II mengalami peningkatan dari 70% hingga 85%. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa meningkat dari presentase 60% pada siklus I hingga 80% pada siklus II termasuk kategori “sangat baikâ€. Maka, proses pembelajaran pada Siklus II sudah mencapai kriteria keberhasilan, dan dari hasil wawancara dapat dimaknai bahwa siswa senang belajar matematika dengan materi bangun ruang dengan model pembelajaran  brain based learning.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran brain based learning mampu meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa dalam mengkonstruksikan materi bangun ruang kelas VIII-A di SMPN 1 DAU.

 

Kata Kunci:  Brain Based Learning, Koneksi Matematis, Bangun Ruang

 

ABSTRACT

This study is a classroom behavioral study aimed at determining students' mathematical connection skills using a brain-based learning model for building materials in class VIII-A SMPN 1 DAU. The subjects of this study were her 32 students in class VIII-A of her SMPN 1 Dau for the academic year 2022/2023. The first cycle test results gave him a percentage score of 60%, but the second cycle gave him an 80%. These results showed a 20% increase. Observations of the teacher's activity in Cycle I showed that in Cycle II he increased from 70% to 85%. On the other hand, student activity observations increased from 60% in the first cycle to 80% in the second cycle, including the "very good" category. Therefore, the success criterion for the learning process of geometric material in Cycle II was success, and the results of the interviews indicated that students enjoyed learning mathematics with geometric material using brain-based learning models. is shown. It can be concluded that the implemented brain-based learning model can improve students' mathematical connection skills in constructing the material for Class VIII-A of SMPN 1 Dau.

Keywords:  Brain Based Learning, Mathematical Connection, Build Space


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2011). Pendidikan Tindakan Kelas untuk Guru, Kepala Sekolah & Pengawas. Yogyakarta: Aditya Media.

Dewi, N. (2007). Prosiding SNMPM Universitas Sebelas Maret 2013. Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Mahasiswa Melalui Brain-Based Learning Berbantuan Web. Educationist, 116-123.

Jensen, E. (2011). Pembelajaran Berbasis Otak. Jakarta: Indeks.

Kemendikbud. (2014). Permendikbud No. 59 Tahun 2014 tentang panduan Mata Pelajaran Matematika SMA/MA/SMK/MAK. Jakarta: Kemendikbud.

NCTM. (2000). Principle and Standards for School Mathematics. NCTM.

Ruseffendi, E. (2006). Pengantar Kepada Membantu Dosen Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika Untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Solapur, A. (2012). Teaching Methods brain based learning. Electronic International Interdiciplinary Research Journal (EIIRJ), (BiMonthly), 2277-872.

Sugiman. (2008). Koneksi Matematik dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Menengah Pertama. Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.