REPERSENTASI BUDAYA PATRIARKI TOKOH WANITA DALAM FILM “YUNI†KARYA KAMILA ANDINI
Abstract
Abstrak: Salah satunya karya sastra yang banyak diminati oleh orang-orang untuk saat ini adalah karya sastra film. Film memiliki perkembangan bentuk baru yang dibuat berdasarkan sebuah karya. Ada dua cakupan aspek yang menjadi fokus penelitian tentang representasi budaya patriarki tokoh wanita dalam film “Yuni†karya Kamila Andini, yaitu: (1) bentuk budaya patriarki pada tokoh wanita direpresentasikan dalam film “Yuni†karya Kamila Andini, (2) penyebab terjadinya budaya patriarki pada tokoh wanita direpresentasikan dalam film “Yuni†karya Kamila Andini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian kualitatif dilakukan untuk menganalisis data yang berupa bentuknya penjelasan ataupun deskripsi pada transkip film “Yuni†karya Kamila Andini. Penelitian yang bentuknya deskriptif berupa kata-kata dari transkip film “Yuni†yang digunakan untuk menggambarkan tentang representasi budaya patriarki tokoh wanita dalam film “Yuni†karya Kamila Andini. Simpulan yang data diambil dalam film “Yuni†karya Kamila Andini yaitu dalam film ini tokoh Yuni sangat identik warna ungu bahkan dikatakan punya „penyakit ungu‟. Penggambaran ini menjadikan Yuni sebagai simbol dari suara perempuan yang berani menjadi dirinya sendiri. Sementara warna ungu, memiliki makna gerakan perempuan yang biasa digunakan dalam peringatan Hari Perempuan Internasional.
Kata Kunci: representasi, budaya patriarki, tokoh wanita.                       Â
Full Text:
PDFReferences
Alfian Rokhmansyah. 2014 Studi dan Pengkajian Sastra: Perkenalan Awal
Terhadap Ilmu Sastra.Yogyakarta: Graha Ilmu.
Alfian Rokhmansyah. 2016. Pengantar Gender dan Feminisme: Pemahaman
Awal Kritik Sastra Feminis.Yogyakarta: Garudhawaca
Atmazaki. 1990. Ilmu Sastra: Teori dan Terapan. Padang: Angkasa Raya Padang.
Azhar Arsyad. 2014. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Binasrul Arif Rahmawan. 2016. Representasi Keluarga Sakinah dalam Film
Surga yang Tak Dirindukan. Yogyakarta : Universitas Islam Negeri Sunan
Kalijaga.
Candraningrum, Dewi. 2013. „Ekofeminisme dalam Tafsir Agama, Pendidikan,
Ekonomi dan Budaya‟. Yogyakarta: Jalasutra
Dalam jurnal Reksa Anggia Ratmita (2020) “Representasi Perempuan Dalam
Film Ocean`s 8 Sebagai Bentuk Resistensi Terhadap Budaya Patriarkiâ€
Dalam jurnal Muhammad Fikri Hidayat (2019) yang berjudul “Budaya Patriarki
Dalam Islam ( Analisis Semiotika Film Ayat-ayat Cinta 2 Karya Guntur
Soehardjanto)â€
Danesi, Marcel. 2010. Pengantar Memahami Semiotika Media. Yogyakarta :
Jalasutra
Faruk. 2012. Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajah Awal. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar
Juanda, J. 2018. Fenomena Eksploitasi Lingkungan dalam Cerpen Koran Minggu
Indonesia Pendekatan Ekokritik. AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan
Satra Indoensia,2 (2), 165-189.
Manurung, Ria. 2002. Kekerasan Terhadap Perempuan pada Masyarakat Multi
Etnik. Yogyakarta: Pusat Studi Kependidikan dan Kebijakan UGM Ford
Foundation
Moleong, Lexy. J. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung:
PT. Remaja Rosdakarya
Mulia, Musda. 2014. Indahnya Islam: Menyuarakan Kesetaraan & Keadilan
Gender. Yogyakarta:
Mulia, Siti Musdah. 2007. Islam Menggugat Poligami. Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama.
Nurgiyantoro, Burhan. 2009. Teori Pengkajian Fiksi. Yogkyakarta: Gadjah Mada
University Press.
Putra, Nusa.2012. Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jakarta : Rajagrafindo
Persada.
Putra, D. P., Komunikasi, J. I., Ilmu, F., Dan, S., Politik, I., & Hasanuddin, U.
Makna Pesan Sosial Dalam Film Freedom Writers ( Analisis
Semiotika ) Makna Pesan Sosial Dalam Film Freedom Writers ( Analisis
Semiotika ).
Ratna, Nyoman Kutha. 2012. Penelitian Sastra: Teori, Metode, dan Teknik.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Siswandarti, 2009. Teori Pengkajin Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University
Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta
Teeuw. 2012. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Dunia
Pustaka Jaya.
Unsriana. 2011. Pengertian sosial deskriminasi, Bandung. Hal.167
Wiyatmi. 2013. Menjadi Perempuan Terdidik, Novel Indonesia, dan Feminisme.
Yogyakarta: UNY Press
Refbacks
- There are currently no refbacks.