ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KONEKSI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE PESERTA DIDIK PADA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT KELAS VII A SMP NASIONAL MALANG
Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self confidence peserta didik pada materi bangun datar segiempat kelas VII A SMP Nasional Kota Malang; dan (2) mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis ditinjau dari self confidence peserta didik pada materi bangun datar segiempat kelas VII A SMP Nasional Kota Malang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII A di SMP Nasional Kota Malang dengan jumlah 18 peserta didik. Adapun prosedur pemilihan subjek dalam penelitian ini yaitu dengan memberikan angket self confidence kepada 18 peserta didik. Dari 18 peserta didik akan dipilih 1 peserta didik yang dijadikan subjek penelitian dengan kategori self confidence tinggi, Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Peserta didik kategori self confidence tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi dengan skor 91,6, karena mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemecahan masalah yaitu: memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah dan memeriksa kembali. Peserta didik dengan kategori self confidence tinggi, memiliki kemampuan koneksi matematis yang tinggi pula dengan skor 95,8 karena mampu memenuhi semua indikator kemampuan koneksi matematis yaitu: memahami representasi ekuivalen suatu konsep, proses atau prosedur matematis, memahami hubungan antar topik matematika dan menerapkan matematika dalam bidang lain atau dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: analisis, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan koneksi matematis, self confidence
Full Text:
PDFReferences
Agustyaningrum, N., & Widjajanti, D. B. (2013). Pengaruh Pendekatan CTL dengan Setting Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis, Kepercayaan Diri, dan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, 172.
Amir, A. (2014). Pembelajaran Matematika SD Dengan Menggunakan Media Manipulatif. Forum Paedagogik, 73.
Apipah, S. (2021). Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Pada Model Pembalajaran Visual Auditori Kinestetik Dengan Self Assesment. Klaten: Tahta Media Group.
Mawaddah, S., & Anisah, H. (2015). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning) Di SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 167.
Nugroho, A., & Andini, N. A. (2020). Menatap Wajah Pendidikan Indonesia. Banten: Desanta Muliavisitama.
Nurafni, A., & Pujiasuti, H. (2019). Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Ditinjau Dari Self Confidence Siswa : Studi Kasus Di SMKN 4 Pandeglang. ANARGYA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2 (1), 27-33.
Pujadi. (2007). Faktor-faktor yag mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa : Studi kasus pada Fakultas Ekonomi Universitas Bunda Mulia. Jurnal Bunda Mulia , 40-51.
Puspitasari. (2011). Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Strategi Kooperatif Jigsaw Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama.
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika. STKIP Siliwangi Bandung.
Sugiarto, E. (2015). Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif: Skripsi dan Tesis. Yogyakarta: Suaka Media.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.