ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP BERDASARKAN KEMAMPUAN BERPIKIR INTUITIF PADA MATERI BILANGAN BULAT SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 MALANG
Abstract
Â
Abstrak :Â Memiliki kemampuan mengemukakan ide atau gagasan secara langsung (intuitif) dan pemahaman konsep menjadi bagian terpenting dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan cara peserta didik menyelesaikan soal pemahaman konsep serta tingkat pemahaman konsep berdasarkan kemampuan berpikir intuitif catalic inference, power of synthesis dan common sense pada materi bilangan bulat kelas VII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yakni peserta didik kelas VII I SMP Negeri 2 Malang. Peneliti memilih tiga subjek berdasarkan tulisan serta hasil tes kemampuan berpikir intuitif peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan kesimpulan. 1) cara peserta didik dalam menyelesaikan soal tes kemampuan pemahaman konsep berdasarkan kemampuan berpikir intuitif peserta didik kelas VII pada materi bilangan bulat yaitu : a) peserta didik catalic inference tidak mampu menyelesaikan soal dengan tepat artinya belum memenuhi enam indikator pemahaman konsep, b) peserta didik power of synthesis mampu menyelesaikan soal dengan tepat namun hanya memenuhi lima dari enam indikator pemahaman konsep, c) peserta didik common sense mampu menyelesaikan soal dengan tepat dan memenuhi enam indikator pemahaman konsep. 2) tingkat kemampuan pemahaman konsep: a) peserta didik catalic inference mendapatkan hasil nilai 50 yaitu masuk dalam kategori pemahaman konsep rendah, b) peserta didik power of synthesis mendapatkan hasil nilai 90 yaitu masuk dalam kategori pemahaman konsep tinggi, c) peserta didik common sense mendapatkan hasil nilai 100 yaitu masuk dalam kategori pemahaman konsep tinggi.
Â
Kata kunci: Pemahaman Konsep, Kemampuan Berpikir Intuitif, Bilangan Bulat.
Full Text:
PDFReferences
Fischbein , E. (1999). Intuition and information processing in mathematical activity . Educational studies in mathematics, 34-37.
Fischbein, E. (1987). Intuition in science and mathematics . United States of America: Kluwer .
Hendriana, H. (2017). Hard Skills dan Soft Skills. Bandung: PT Refika Aditama.
Kuswana, W. S. (2012). Taksonomi Kognitif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Lestari dan Yudhanegara. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT. Refika Aditama.
Muniri. (2013). Karakteristik Berpikir Intuitif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY (hal. 446). Yogyakarta: Universitas Negeri Surabaya .
Salsabila, N. H. (2017). Proses Kognitif Dalam Pembelajaran Bermakna. Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajaran (KNPMP) II (pp. 434-443). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta.
Sumarmo, U. (2012). Pendidikan Karakter serta Pengembangan Berpikir dan Disposisi Matematika dalam Pembelajaran Matematika. Seminar Pendidikan Matematika STKIP Sebelas April Sumedang. STKIP Sebelas April Sumedang.
Thobroni, M. (2015). Belajar dan Pembelajaran Teori dan Praktik . Depok: Ar-Buzz Media.
Refbacks
- There are currently no refbacks.