Penggunaan Ragam Bahasa Remaja Milenial Di Kota Malang
Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Bentuk penggunaan ragam kosakata remaja milenial di Kota Malang, mendeskripsikan Fungsi penggunaan ragam kosakata remaja milenial di Kota Malang, mendeskripsikan Makna penggunaan ragam kosakata remaja milenial di Kota Malang. Dalam penelitian ini peneliti menggunkan metode kualitatif participant observer study, penelitian ini menghasilkan data tersebut yang diambil dari orang-orang yang diamati. Kata-kata tersebut berupa ujaran yang di sampaikan oleh seseorang kepada orang lain. Penelitian ini berhadapan langsung dengan objek yang dilakukan dengan observasi dan mencatat data. Jenis penelitian ini menggunakan metode participant observer study Metode participant observer study adalah metode yang melakukan penelitian berbasis lapangan berdasarkan apa yang peneliti temukan di kehidupan nyata. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah a) rekam b) simak c) catat. Hasil dari penelitian ini yakni pertama, bentuk ragam bahasa yang didalamnya terdapat bentuk ragam bahasa santai dan bentuk ragam bahasa akrab. Kedua, fungsi ragam bahasa yang didalamnya terdapat fumgsi direktif, fungsi referensial, fungsi personal, dan fungsi imajinatif. Ketiga makna ragam bahasa yang didalamnya terdapat makna langsung atau leksinal. kesimpulan akhir dari hasil penelitian tentang ragam bahasa remaja milenial di Kota Malang yakni bentuk ragam kosakata yang digunakan oleh remaja milenial di Kota Malang hasil penelitiannya berupa wujud, penulisan, dan pengucapan dari setiap kata yang digunakan yakni bahasa umpatan, bahasa gaul, bahasa walikan, bahasa sehari-hari, dan bahasa daerah. Fungsi ragam kosakata remaja milenial yang digunakan di Kota Malang rata-rata memiliki fungsi sebagai fungsi direktif, fungsi referensial, fungsi imajinatif, dan fungsi personal. Makna ragam kosakata remaja milenial di Kota Malang memiliki keunikan, seperti kata “Yora†dan “Yo ora†memiliki persamaan makna atau arti yakni “ ya tidaklah†namun penulisan katanya berbeda. Kata tersebut menjadi berbeda karena yang menggunakan kata tersebut memiliki daerah yang berbeda.
Kata kunci: Ragam bahasa, Remaja milenial, Kosakata
Full Text:
PDFReferences
Anjani, Fullaikhah. 2018. “Pengaruh Media Sosial dan Eksistensi Bahasa Indonesia di Era Milenialâ€. (Online) diakses pada 01 November 2020
https://osf.io/preprints/inarxiv/jwbfm/
Chaer, Abdul. 2011. “Ragam Bahasa Ilmiahâ€. Jakarta: Rineka Cipta.
Goleman, D. (1998). “Working With Emotional Intelligenceâ€. New York: Bantam Books
Grafika, Tim Leksikon. 1988. “Leksikon Grafika“ Jakarta. Pusat Grafika Indonesia
K. Yin, Robert. 2011. “Qualitative Research from Start to Finishâ€. New York: Library of Congress Cataloging-in-Publication Data is available from the Publisher.
Keraf, Gorys. 1984. “Diksi dan Gaya Bahasaâ€. Jakarta: Gramedia.
Kridalaksana, Harimurti. 1978. “Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasaâ€. Kamus Linguistik. Jakarta : Gramedia Pustaka.
Hermaditoyo, Stanislaus. 2018. “Teks Deskriptif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013â€. 10(2), 137-273. (Online) diakses pada 01 November 2020
http://ejournal.stkipsantupaulus.ac.id
Isodorus, Praptomo Baryadi. 2017. “Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teksâ€. (Online) diakses pada 01 November 2020
http://ejournal.usd.ac.id
Mansyur, Umar, 2018, “Belajar Memahami Bahasa Generasi Mileniaâ€. (Online) diakses pada 01 November 2020
https://www.researchgate.net/publication/326142861_Belajar_MemahamiBahasa_Generasi_milenial
Munirah dan Hardian. 2016. “Pengaruh Kemampuan Kosakata Dan Struktur Kalimat Terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi Siswa Smaâ€. Makassar : Universitas Muhammadiyah Makassar. (Online) diakses pada 18 Maret 2021
file:///C:/Users/ASUS/Downloads/3064-5578-1-SM.pdf
KBBI https://lektur.id/arti-penggunaan/
Putri, Nimas Permata, 2017, “Eksistensi Bahasa Indonesia pada Generasi Millenialâ€. Widyabastra. Nomor 1,05, 45-49; (Online) diakses pada 01 November 2020
http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/widyabastra/article/view/1891/1418
Sugiyono. (2010). “Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&Dâ€. Bandung: CV. Alfabeta.
Yusuf, Muhammad, 2019, “Perencanaan Bahasa Indonesia di Era Digital pada Generasi Milenialâ€. 1, 2, 34-42, Pesona : Pekan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; (Online) diakses pada 01 November 2020
https://journal.uhamka.ac.id/index.php/pesona/article/view/3770
Refbacks
- There are currently no refbacks.